Manado, Rapat pembahasan LKPJ Gubenur Sulut tahun 2025 teruamgkap terjadi penghematan anggaran negara dalam perjalanan dinas Gubenur YSK sebesar 1,9 Miliar.
Ini membuktikan bahwa Gubenur YSK mampu menerapkan kebijakan efisiensi sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dimana dalam setahun perjalanan dinas Gubenur Sulut terjadi penghematan anggaran cukup besar karena Gubenur YSK tak pernah membawa pengawal dalam melakukan perjalanan ke luar daerah.
Fakta efisien anggaran disampaikan oleh Panitia Khusus (Pansus) dalam rapat Paripurna DPRD Sulut pada tanggal 13 April tahun 2026 di ruang rapat paripurna.
Rapat LKPJ dipimpin Ketua Pansus Raski Mokodompit bersama Wakil Ketua Louis Scrhamm.
Raski Mokodompit mengatakan, penghematan anggaran yang mencapai angka Rp.1,9 miliar sejalan dengan arahan pemerintah pusat (Mendagri) yang memang menekankan efisiensi anggaran perjalanan dinas kepala daerah agar dana publik lebih fokus pada program prioritas.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang berhasil menghemat anggaran. Penghematan ini dilakukan dengan cara tidak membawa ajudan atau pendamping saat melakukan perjalanan dinas, termasuk setiap kali kunjungan ke Jakarta,” ungkapnya di ruang paripurna, Senin (20/4/2026).
