Tanggul Jebol, 600 Hektare Sawah Terancam Mati, Bupati Bolmong Turun Tangan

BOLMONG– Krisis pengairan mengintai ratusan hektare sawah di Sangtombolang setelah tanggul irigasi jebol, memaksa Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, turun langsung ke lokasi untuk menyelamatkan sektor pertanian.

Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke tanggul irigasi yang jebol di Desa Cempaka, Kecamatan Sangtombolang, sebagai respons cepat terhadap ancaman serius bagi ketahanan pertanian daerah.

Kerusakan tanggul tersebut berdampak besar. Sekitar 600 hektare lahan sawah di lima desa Cempaka, Ayong, Babo, Bolangat Timur, dan Bolangat, terancam gagal panen akibat terputusnya pasokan air. Tak hanya itu, akses jalan petani menuju area persawahan juga lumpuh total.

Hasil tinjauan menunjukkan, kerusakan dipicu curah hujan tinggi selama sebulan terakhir yang menggerus gorong-gorong di bawah saluran irigasi hingga ambruk, menyebabkan tanggul di atasnya ikut jebol.

Di tengah kondisi darurat, warga tak menunggu bantuan. Petani setempat bergotong royong melakukan perbaikan sementara menggunakan batang kelapa sebagai penyangga dan pelat seng untuk mengalirkan air.

Bupati Yusra menegaskan pentingnya intervensi cepat dari pemerintah provinsi. Ia meminta Dinas PUPR Sulawesi Utara segera mengambil langkah konkret untuk perbaikan permanen.

Peninjauan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas PUPR Provinsi Sulut melalui UPTD Wilayah II, Dinas PUPR Bolmong, Forkopimcam Sangtombolang, serta Sangadi Desa Cempaka. Sinergi lintas instansi diharapkan mampu mempercepat pemulihan infrastruktur irigasi yang menjadi tulang punggung pertanian warga.(***)