MINSEL– Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menegaskan RSUD Amurang harus berbenah total, pelayanan kesehatan tak boleh lagi lambat di tengah tuntutan masyarakat yang kian mendesak.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mulai mengambil langkah serius dalam membenahi pelayanan kesehatan daerah. Rabu (15/4/2026), Bupati Franky Donny Wongkar memimpin rapat koordinasi di Kantor Bupati yang menyoroti optimalisasi layanan RSUD Amurang sekaligus penguatan sinergi dengan dunia usaha.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan RSUD Amurang harus menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan yang prima, cepat, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Tak hanya sektor kesehatan, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan pelaku usaha dan investor dalam pembangunan daerah. Kemudahan perizinan dan pendampingan menjadi komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Rapat ini juga menekankan pentingnya optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, yang memberikan perlindungan layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pekerja. Pemerintah bahkan mewajibkan perusahaan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS.
Selain itu, penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi juga menjadi perhatian, sebagai indikator kemandirian fiskal daerah.
Melalui peran DPMPTSP dan implementasi PP Nomor 28 Tahun 2025, Pemkab Minsel terus menyederhanakan perizinan guna menarik investasi. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan, membuka lapangan kerja, serta memperkuat UMKM.
Rapat turut dihadiri Sekda Glady Kawatu, jajaran pejabat Pemkab, Plt. Direktur RSUD Amurang dr. Limbert Reinhard Lepa, pimpinan Bank SulutGo Cabang Amurang, serta para pelaku usaha.(***)
