BITUNG – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung mencatat realisasi pajak daerah pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp17,79 miliar. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp15,987 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Dorong, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif dalam upaya penguatan PAD, khususnya di tengah tekanan efisiensi fiskal.
“Peningkatan penerimaan pajak pada triwulan pertama ini menjadi sinyal positif bagi optimalisasi PAD. Kami terus mendorong penggalian potensi pajak daerah yang belum maksimal,” ujar Theo, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, Bapenda terus melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan PAD, di antaranya melalui inovasi layanan berbasis digital, kemudahan akses pembayaran, serta penguatan transparansi pengelolaan pajak.
Selain itu, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah juga menjadi fokus, guna memastikan seluruh potensi penerimaan dapat tergarap secara optimal.
Dengan capaian awal tahun ini, Pemkot Bitung optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai. (***)
