Andrei Angouw Hadiri Melasti di Tongkaina, Pesan Kuat Kerukunan Umat Beragama Menggema Jelang Nyepi

MANADO – Suasana sakral dan penuh khidmat menyelimuti kawasan pesisir Tongkaina saat umat Hindu menggelar Upacara Melasti sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Minggu (15/3/2026).

Momentum religius tersebut turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan.

Keduanya hadir di Pura Segara Tirtha Amerta yang berlokasi di Kelurahan Tongkaina, menyatu dengan umat Hindu dalam prosesi suci tersebut.

Upacara Melasti merupakan ritual penting bagi umat Hindu yang dilaksanakan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Tradisi ini dimaknai sebagai proses penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, sekaligus pembersihan benda-benda sakral pura serta alam semesta.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu yang sedang menjalani rangkaian ibadah menjelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

“Pemerintah Kota Manado mengucapkan selamat kepada umat Hindu yang melaksanakan rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi. Semoga seluruh prosesi dapat berjalan dengan baik, lancar, dan penuh hikmat,” ujar Angouw.

Wali Kota juga berharap momentum keagamaan ini dapat semakin memperkuat hubungan spiritual umat Hindu dengan Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Angouw menegaskan kegiatan seperti Melasti juga menjadi simbol kuat kerukunan dan toleransi yang selama ini terjaga di Kota Manado.

Menurutnya, keberagaman yang ada di Manado merupakan kekuatan sosial yang harus terus dirawat bersama.

“Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Manado,” tambahnya.

Prosesi Melasti di Tongkaina berlangsung khidmat dengan diikuti umat Hindu dari berbagai wilayah di Kota Manado yang datang untuk menjalankan ritual penyucian menjelang Nyepi.

Dengan kehadiran pemerintah daerah dalam perayaan tersebut, diharapkan nilai toleransi, kebersamaan, dan harmoni antarumat beragama di Manado semakin kokoh.(agung sugi)

Exit mobile version