Minsel Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Biru, Forum Bisnis Berkelanjutan dan Lomba Foto Bawah Laut Dirancang Digelar 2026

MINSEL– Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan membuka peluang penguatan investasi berkelanjutan dan pengembangan ekonomi biru melalui rencana pelaksanaan Sustainable Business Forum 2026 serta Underwater Photography Competition yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor kelautan dan pariwisata.

Rencana tersebut dibahas saat Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, menerima audiensi Manengkel Solidaritas bersama Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) Regional Secretariat di Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Pertemuan itu membahas rencana penyelenggaraan Sustainable Business Forum (Forum Bisnis Berkelanjutan) 2026 yang bertujuan memperkuat investasi ramah lingkungan, mendorong pengembangan ekonomi biru bagi masyarakat pesisir, serta mempromosikan potensi pariwisata bahari di wilayah Minahasa Selatan.

Selain forum bisnis, agenda yang diusulkan juga mencakup lomba fotografi bawah laut untuk memperkenalkan keindahan ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya konservasi terumbu karang.

CTI-CFF sendiri merupakan kerja sama multilateral enam negara di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Solomon, yang fokus pada perlindungan ekosistem laut, konservasi terumbu karang, serta pengelolaan perikanan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan sejumlah dukungan terhadap program ekonomi biru di wilayah pesisir. Cargill Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) telah terlibat dalam rehabilitasi terumbu karang, penanaman mangrove, serta pengelolaan kebersihan kawasan pesisir di Desa Kapitu.

Selain itu, Global Nature Fund dari Jerman memberikan dukungan berupa pembangunan fasilitas desa ekowisata. Sementara Manengkel Solidaritas aktif mendampingi masyarakat melalui bantuan peralatan kebersihan pantai, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengelolaan mangrove, hingga pembinaan kelompok masyarakat pengawas pesisir.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Deputy for Corporate Services CTI-CFF Regional Secretariat Hanung Cahyono, Ketua Umum Manengkel Solidaritas Sella Runtulalo, perwakilan Cargill Indonesia di Amurang Marthen Sorongan, serta pimpinan wilayah Tiga Insan Pariwisata Indonesia Sulawesi Utara.(***)