BOLTIM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons sorotan terkait ketersediaan LPG 3 kg bersubsidi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, menjelang Ramadan 2026.
Melalui Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando, Pertamina memastikan distribusi LPG 3 kg di wilayah Boltim tetap berjalan dan langkah antisipasi telah dilakukan untuk menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Saat ini, alokasi harian LPG 3 kg di Boltim tercatat sebanyak 2.021 tabung per hari. Sepanjang Februari 2026, Pertamina menambahkan alokasi fakultatif dan extra dropping sebanyak 3.360 tabung, atau setara peningkatan hingga 166 persen dari alokasi harian, guna memperkuat suplai menjelang Ramadan.

Ahmad Fernando menjelaskan bahwa penambahan pasokan tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Kami melakukan penambahan suplai untuk memastikan kebutuhan masyarakat Boltim tetap terpenuhi. Distribusi dari agen ke pangkalan berjalan sesuai jadwal, dan penguatan pasokan sudah kami lakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi Ramadan,” jelas Ahmad.
Terkait masukan mengenai frekuensi distribusi dan pengawasan, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, termasuk Dinas Perdagangan dan instansi terkait, guna memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Sinergi juga diperkuat bersama aparat penegak hukum untuk mencegah potensi penyimpangan distribusi maupun praktik penjualan di luar mekanisme resmi.
Pertamina mengingatkan agen dan pangkalan untuk menyalurkan LPG 3 kg sesuai ketentuan, menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, serta melakukan pencatatan transaksi secara tertib guna menjaga transparansi distribusi subsidi.
Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penguatan distribusi LPG subsidi menjelang Ramadan menjadi prioritas perusahaan di seluruh wilayah operasional Sulawesi.
“Pertamina memastikan pasokan LPG 3 kg di Boltim dalam kondisi terjaga dengan tambahan alokasi yang signifikan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat pengawas terus kami lakukan agar distribusi berjalan tertib dan subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Rum.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET dan menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan yang dapat memicu ketidakseimbangan pasokan. Apabila ditemukan indikasi penjualan di atas HET atau penyimpangan distribusi, masyarakat dapat melaporkan melalui saluran resmi Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk ditindaklanjuti.(***)
