Tragedi PETI Bronjong: Kapolda Sulut Terjunkan Tim Gabungan, Ratatotok Mulai Kondusif

oleh -1476 Dilihat
oleh

SUARASULUT COM, Ratahan – Pasca bentrokan berdarah di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bronjong, Ratatotok, yang pecah pada Sabtu (20/12/2025), situasi di wilayah tersebut mulai berangsur kondusif.

Meski demikian, puluhan personel Kepolisian masih disiagakan di titik-titik rawan guna mengantisipasi gejolak susulan.

Respon Cepat Petinggi Polda Sulut
Menyikapi insiden yang memakan korban jiwa tersebut, Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, langsung mengambil langkah tegas.

Tidak tanggung-tanggung, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Awi Setiyono, juga turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin koordinasi pengamanan.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengonfirmasi bahwa kekuatan penuh telah dikerahkan ke Minahasa Tenggara.

“Sejak Sabtu, personel gabungan yang terdiri dari Satuan Brimob, Samapta, Reskrim, Dokkes, hingga tim Labfor bersama Polres Mitra sudah bersiaga penuh di lokasi kejadian,” ujar Alamsyah.

Polda Sulut memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan cepat. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap aktor di balik bentrokan tersebut. Sejumlah pihak yang berada di lokasi saat kejadian tengah diperiksa secara intensif.

Tim Labfor dikerahkan untuk mengumpulkan bukti fisik guna memperkuat konstruksi kasus. Kepolisian berjanji akan mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Alamsyah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau warga agar tetap berkepala dingin dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

“Kami mengimbau warga agar menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan ketertiban, apalagi saat ini kita sedang menyambut suasana Natal dan Tahun Baru,” katanya.(***)