Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit Dorong Penguatan Pendidikan Usia Dini dan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun

oleh -843 Dilihat
oleh

SITARO— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan pendidikan anak usia dini melalui kegiatan pengukuhan Bunda PAUD tingkat kecamatan, kelurahan, dan kampung yang digelar pada Selasa (9/12). Acara tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi program Wajib Belajar 13 Tahun sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan daerah.

Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Nova D. Lahengking, S.IK, menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Lahengking mengatakan bahwa pengukuhan Bunda PAUD merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan usia dini tersebar merata di seluruh wilayah. “Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan belajar yang berkualitas,” ujarnya.

Acara ini juga menegaskan peran penting Ny. Lesly Makainas-Sasiwu, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Sitaro yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda. Ia memimpin langsung proses pengukuhan Bunda PAUD kecamatan, kelurahan, dan kampung se-Kabupaten Sitaro.

Pengukuhan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas wilayah sehingga implementasi program PAUD Holistik Integratif dapat berjalan lebih efektif, terutama dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Selain pengukuhan, kegiatan tersebut juga menjadi momen istimewa dengan pemberian Sertifikat Penghargaan dan penyematan Selempang Juara I Tingkat Provinsi bagi guru TK berprestasi. Penghargaan ini diberikan kepada tenaga pendidik yang dinilai dedikatif dan inovatif dalam pengembangan pembelajaran.

Lahengking menyebut pencapaian itu sebagai kebanggaan seluruh masyarakat Sitaro. “Ini adalah prestasi luar biasa. Para guru kita bekerja dengan hati sekaligus menunjukkan profesionalisme tinggi. Mereka menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Sitaro,” tegasnya.

Prestasi tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi agar seluruh pendidik terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Ia menekankan bahwa dinamika pendidikan saat ini menuntut kreativitas dan kesediaan beradaptasi.

Pemerintah daerah, dalam beberapa tahun terakhir, telah merancang berbagai kebijakan untuk memperkuat sektor PAUD. Program peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan, workshop, serta penyediaan sarana pembelajaran terus diperluas.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Siau mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam lingkungan aman, sehat, dan menginspirasi,” ujar Lahengking. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam pemerataan layanan pendidikan.

Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun menjadi agenda penting lain dalam kegiatan tersebut. Program ini mendorong seluruh anak mengikuti pendidikan minimal hingga jenjang SMA/SMK sebagai langkah menyiapkan generasi unggul dan berdaya saing.

Menurut panitia, sosialisasi ini penting mengingat masih terdapat tantangan terkait akses pendidikan di beberapa wilayah kepulauan. Dengan melibatkan Bunda PAUD hingga tingkat kampung, informasi dan edukasi kepada masyarakat dapat tersampaikan secara lebih efektif.

Lahengking kemudian menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi titik awal penguatan PAUD yang lebih terpadu. “Mari jadikan anak-anak kita sebagai pusat perhatian. Mereka adalah aset terpenting bagi masa depan Sitaro,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, Bunda PAUD, guru, serta semua pihak yang berperan dalam menyukseskan acara. Kolaborasi, menurutnya, adalah kunci keberhasilan program pendidikan jangka panjang.

Menutup sambutannya, Lahengking berharap seluruh komponen masyarakat tetap mendukung pembangunan pendidikan. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kekuatan dan hikmat bagi kita semua dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.(tonglee)

No More Posts Available.

No more pages to load.