Kapolda Sulut Tegaskan Konflik di Molompar-Watuliney Raya Bukan Masalah SARA

oleh -911 Dilihat

SUARASULUT.COM, Ratahan – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas konflik sosial yang terjadi antara Desa Molompar Raya dan Desa Watuliney Raya, Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara (Mitra).

Hal ini disampaikan dalam acara Tatap Muka dan Dialog yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, yang mewakili Gubernur, di Aula Gereja GMIM Silo Watuliney pada Senin (1/12/2025).

Kegiatan ini mempertemukan tokoh-tokoh penting provinsi dan kabupaten dengan masyarakat setempat untuk mencari solusi. Dalam dialog tersebut, Wakil Gubernur, didampingi Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, dan perwakilan Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Julianto, memberikan penekanan yang tegas.

“Kejadian konflik sosial yang terjadi di tempat ini bukan masalah SARA/agama, tetapi adalah kriminal/pidana murni dan akan diproses hukum serta diusut secara tuntas,” ucap tegas Kapolda.

Penegasan ini bertujuan untuk meredam spekulasi dan memastikan bahwa penanganan kasus akan fokus pada jalur hukum.

Bupati Mitra Ronald Kandoli yang sudah berada di lokasi sejak hari sebelumnya, bersama Wakil Bupati Fredy Tuda dan jajaran Forkopimda Mitra, mengajak masyarakat untuk sepenuhnya mempercayakan penanganan masalah kepada aparat keamanan.

“Saya ingin menegaskan kembali apa yang telah disampaikan oleh Bapak Kapolda. Mari kita percayakan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada aparat keamanan. Kita semua harus menahan diri, menjaga situasi tetap kondusif, dan memberi ruang agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Bupati Kandoli.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mitra, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, Dandim 1302 Minahasa, Pjs. Ketua Sinode GMIM Pdt. Adolf Wenas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dari kedua desa.

Kehadiran lengkap jajaran Forkopimda Sulut dan Mitra ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memulihkan ketertiban dan kedamaian di wilayah tersebut.(***)