Astaga!! Camat Kema Diduga Bohongi Kadis Pemdes Soal Tim Penjaringan Perangkat Desa Lilang, Coreng Nama Baik JG-KWL

oleh -2532 Dilihat
oleh

MINUT-  Camat Kema Daniel Mumenaung diduga memberikan informasi tidak benar atau berbohong kepada Kadis Pemdes Minut Freddy Tulengkey terkait pembetukan kembali tim penjaringan perangkat desa Lilang yang sebelumhya terbukti melanggar aturan saat dilakukan RDP dengan komisi l DPRD Minut dan berdasarkan kesepakatan bersama akan membentuk tim penjaringan yang baru.

Media ini juga mendapat informasi dari ketua komisi l DPRD Minut Estrella Tacoh bahwa sudah berkomunikasi dengan camat Kema, dan menurut camat Kema telah berkomunikasi dengan hukum tua, tidak ada pelantikan dan akan melakukan rapat untuk pembetukan tim penjaringan yang baru.

Sayangnya informasi tersebut seratus persen berbalik, saat dihubungi media ini, camat Kema menyebutkan telah berkomunikasi dengan hukum tua dan kadis pemdes dan sudah mendapat persetujuan dari kadis bahwa penjaringan perangkat desa Lilang sudah sesuai aturan.

“Semua proses penjaringan dan penyaringan sudah sesuai aturan, serta tim penjaringan dan penyaringan yang baru sudah sesuia aturan,” ucap Kumenaung lewat pesan WhatsApp.

Sementara itu menurut Freddy Tulengkey yang dihubungi media ini menyebutkan Camat Kema telah memberikan informasi bahwa tim penjaringan yang lama telah diganti.

“Saya mendapat informasi dari camat Kema, bahwa tim penjaringan perangkat desa yang lama telah diganti dan sudah melakukan penjaringan sesuai aturan,” kata Tulengkey saat dihubungi media ini, kamis,(27/11/1025).

Sayangnya, Tulengkey merasa terkejut ketika media ini meberikan informasi bahwa sesuai pernyataan sejumlah warga termasuk beberapa calon perangkat desa bahwa tim penjaringan perangkat desa Lilang masih dipimpin oleh ketua tim penjaringan yang lama bahkan ada kuga satu anggota yang lain termasuk tim lama.

“Adohh kita cuma dengar pa camat bahwa semua tim penjaringan sudah diganti, nanti kita mo cek ulang,”  kata Tulengkey.

Ketua komisi l DPRD Minut Estrella Tacoh saat dihubungi media ini langsung memberikan respon keras.

Menurut Tacoh, kadis pemdes dan camat Kema sangat mudah diintervensi oleh oknum tertentu, masyarakat saja bisa membuktikan  adanya pelanggaran dari tim penjaringan dan pemerintah desa.

“Sangat disayangkan seorang camat dan Kadis  jika tidak bisa mendapatkan informasi yang jelas,” kata Tacoh, anggota DPRD Minut dari Partai Golkar ini.

Sementara itu, menurut salah satu tokoh masyarakat desa Lilang yang meminta namanya tidak dipublis, ini ada indikasi pembohongan dari camat ke Kadis pemdes, hal dilapangan sudah sangat jelas kenapa harus dilaporkan hal-hal yang tidak benar, dan hal ini sangat merugikan dan mencoreng pemerintahan JG-KWL terkait pelayanan publik.

“Masa hanya mengurus penjaringan perangkat desa harus viral-viral yang tidak bagus. Apalagi sudah melalui RDP yang diikuti camat dan Kadis pemdes dan hasilnya tidak dilaksanakan, musyawarah keputusan bersama saat RDP itu merupakan keputusan paling tinggi, seharusnya itu diikuti, buatkan yang baik dan benar untuk kemajuan desa kita,” ucapnya.

(FP)

No More Posts Available.

No more pages to load.