Geliat Ekonomi Meningkat, PSM Mopusi Nilai Kehadiran Pemain Asing Bawa Dampak Positif bagi UMKM

KOTAMOBAGU — Pemeriksaan yang dilakukan Kantor Imigrasi Kotamobagu terhadap pemain asing PSM Mopusi, Ebuka Vincent, dalam rangkaian Wali Kota Cup 2025, mendapat tanggapan berimbang dari pemerintah daerah dan manajemen klub.

Kedua pihak menegaskan bahwa proses cek dokumen merupakan langkah wajar, sekaligus memastikan tidak ada pelanggaran keimigrasian dalam kegiatan olahraga tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, yang turut hadir dalam operasi gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kantor Kelurahan Motoboi Kecil pada Kamis (20/11/2025), menegaskan bahwa pemeriksaan itu penting untuk memastikan kegiatan turnamen berjalan tertib.

“Pemeriksaan seperti ini merupakan SOP dalam pengawasan orang asing. Yang kami harapkan, seluruh pemain asing yang direkrut klub peserta benar-benar memiliki dokumen sah. Kalau semua terpenuhi, tentu tidak ada pihak yang akan dirugikan,” kata Rafiqa.

Ia juga menyoroti sisi positif kehadiran pemain asing pada gelaran Wali Kota Cup. Menurutnya, semakin banyak peserta dan semakin beragam latar belakang pemain, turnamen akan semakin menarik dan memberikan efek ekonomi yang nyata.

“Kehadiran mereka membuat UMKM hidup, penonton bertambah, dan geliat ekonomi di sekitar lokasi pertandingan ikut meningkat. Jadi selama semua sesuai aturan, tentu ini memberikan manfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer PSM Mopusi, Roni Kunsi, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal berkomitmen mengikuti semua ketentuan keimigrasian.

“Kami yakin dokumen pemain kami lengkap dan sesuai ketentuan. Proses pemeriksaan ini kami hormati, dan kami siap mengikuti seluruh prosedur yang diperlukan,” ujar Roni.

Ia menyebut kehadiran Ebuka Vincent di PSM Mopusi adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas permainan, sekaligus menyemarakkan turnamen yang menjadi ajang bergengsi di Kotamobagu.

“Pemain asing hadir untuk mengangkat kualitas tim serta memberi hiburan bagi masyarakat. Kami sangat mendukung langkah pemerintah memastikan semuanya sesuai aturan,” tambahnya.

Sebelumnya, pemeriksaan dilakukan oleh Tim Imigrasi Kotamobagu bersama unsur Timpora lainnya—di antaranya Kasat Intelkam Polres Kotamobagu Iptu Farely Marendes serta perwakilan BIN—untuk memastikan penggunaan visa dan izin tinggal pemain asing yang tampil di turnamen sesuai dengan aktivitasnya di Indonesia. (**)