SITARO— Semangat pemberdayaan ekonomi rakyat kembali digelorakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Drs. Eddy S. Salindeho, M.Si. mewakili Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM. Kegiatan yang berlangsung di Little House, Ulu Siau, menghadirkan suasana penuh semangat dari para peserta yang datang dari berbagai desa dan kelurahan di Sitaro.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Eddy Salindeho, Bupati Chyntia Kalangit menegaskan bahwa koperasi tidak boleh hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah sosial yang memperkuat kemandirian masyarakat. “Koperasi lahir dari semangat gotong royong, dan di sinilah letak kekuatannya. Pengurus harus mampu mengelola koperasi dengan profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota,” ujar Eddy membacakan pesan Bupati.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada pengurus koperasi, mulai dari manajemen koperasi modern, pengembangan usaha mikro berbasis komunitas, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola. Pemerintah daerah berharap para peserta dapat menyesuaikan diri dengan tantangan era baru, di mana ekonomi rakyat harus tangguh menghadapi perubahan pasar dan kebutuhan anggota.
Lebih jauh, Bupati Chyntia melalui Eddy Salindeho menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat gerakan koperasi di daerah. “Pemerintah daerah siap menjadi fasilitator. Namun, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada komitmen, kreativitas, dan partisipasi aktif masyarakat,” tandasnya. Ia menilai, pelatihan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah strategis menuju kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Para peserta pelatihan mengaku antusias dan berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang koperasi. Mereka menilai, kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki manajemen dan memperluas peluang usaha bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Tak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga dimaknai sebagai bagian dari gerakan Koperasi Merah Putih, yang menjadi simbol kemandirian dan solidaritas ekonomi masyarakat Sitaro. Dengan pelatihan ini, diharapkan lahir pengurus-pengurus koperasi yang berintegritas, inovatif, dan berjiwa pelayanan dalam mengelola potensi ekonomi lokal.
Kegiatan ditutup dengan pekik semangat “Koperasi Merah Putih – Berdikari untuk Negeri” yang menggema di seluruh ruangan. Sorak optimisme para peserta mencerminkan tekad baru untuk menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat di Kabupaten Sitaro—sebuah langkah nyata menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.(tonglee)

