BOLMONG — Informasi dugaan adanya kegiatan judi sabung ayam yang disebut berlangsung di rumah seorang oknum anggota Brimob di Desa Tungoi I, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), ditepis oleh pihak keluarga serta sejumlah warga setempat.
Mereka menegaskan bahwa tidak ada aktivitas sabung ayam seperti yang ramai diberitakan.
Sejumlah warga yang ditemui pada Senin (10/11/2025) menjelaskan bahwa rumah milik BG—anggota aktif Satuan Brimob Inuai Polda Sulawesi Utara—tidak pernah dijadikan lokasi sabung ayam, apalagi secara rutin setiap pekan.
“Kami heran dengan isu yang beredar. Selama ini tidak pernah ada kegiatan sabung ayam di rumah itu. Tidak ada keramaian atau warga dari luar desa yang datang membawa ayam aduan,” ujar salah satu warga Desa Tungoi I.
Warga lain menyebut, kondisi rumah BG sehari-hari justru cenderung sepi. “BG memang sering bertugas dan jarang berada di rumah. Tidak benar jika rumahnya digunakan untuk aktivitas sabung ayam. Kami tetangga sekitar, dan kami tahu persis tidak ada keramaian,” tambahnya.
Pihak keluarga BG juga membantah tegas tuduhan tersebut. Mereka menyebut informasi itu tidak akurat dan berpotensi mencemarkan nama baik.
“Tidak ada kegiatan seperti itu. Kami mohon agar masyarakat tidak mudah percaya isu tanpa fakta. Rumah kami bukan tempat sabung ayam dan tidak menyediakan fasilitas apa pun sebagaimana disebutkan dalam kabar yang beredar,” kata perwakilan keluarga.
Pihak keluarga menegaskan bahwa BG selama ini bekerja sesuai aturan sebagai anggota Brimob dan tidak pernah terlibat dalam aktivitas perjudian.
Sementara itu, beberapa warga menilai kabar tersebut muncul dari kesalahpahaman atau rumor yang berkembang tanpa pembuktian. Mereka berharap isu ini dapat diklarifikasi secara benar sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami di desa ingin suasana tetap kondusif. Informasi yang tidak jelas sumbernya hanya akan membuat gaduh,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan adanya bukti atau indikasi kegiatan sabung ayam di rumah BG, dan aktivitas di lingkungan tersebut berlangsung normal seperti biasa. Pihak desa juga memastikan tidak ada laporan resmi terkait kegiatan perjudian di lokasi yang dimaksud. (**)
