Sangihe, SuaraSulut.com – Sudra Manossoh, Kapitalaung (Kepala Desa) Likuang yang dikenal sebagai pemimpin pekerja keras menyambut Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 tahun 2025 ini dengan menegaskan relevansi tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” di lingkungan desa.
Menurut Manossoh, tingkat desa adalah front terdepan bagi pemuda untuk mengaplikasikan dua pilar utama tema HSP tahun ini: aksi nyata (Bergerak) dan kolaborasi (Bersatu).
“Sumpah Pemuda bukan hanya seremoni di kota. Makna sesungguhnya ada pada tindakan nyata di kampung kita,” ujar Sudra Manossoh saat ditemui awak media ini.
Menurutnya, sebagai Kapitalaung yang juga didukung oleh energi kaum muda, dirinya menganggap tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak’ sebagai mandat.
“Kita harus mengarahkan energi para pemuda-pemudi dari potensi menjadi aksi, misalnya dalam digitalisasi layanan desa atau pengembangan potensi bahari lokal.” kata Manossoh
Kepala Desa yang akrab disapa ‘Bosky’ ini mengaku bahwa semangat kepemimpinan yang selama ini ia tunjukkan sebagai Kapitalaung yang menjalin kedekatan dengan generasi milenial, adalah contoh nyata keberhasilan merajut persatuan di level akar rumput. Bahkan Lebih dari separuh staff atau Perangkat Desa Likuang adalah anak muda.
“Jika pada tahun 1928 pemuda bersatu melawan penjajahan, maka hari ini, pemuda harus ‘Bergerak Bersatu’ melawan ketertinggalan dan kemalasan. Saya bisa merangkul para pemuda di sini membuktikan bahwa ketika pemuda satu suara dan satu tujuan, tidak ada tantangan yang terlalu besar. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum 28 Oktober ini untuk menghilangkan perbedaan, bersatu dalam karya, dan memastikan desa kita menjadi bagian tak terpisahkan dari kekuatan ‘Indonesia Bersatu’ yang maju dan mandiri.” tegas Manossoh
Kapitalaung Sudra Manossoh sendiri berharap, setiap pemuda khususnya di Desa Likuang tempat dia melayani dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa, mewujudkan tema nasional menjadi realitas kesejahteraan.
(Erick Sahabat)





