Dandim Fahmil dan Kapolres Irwanto Ajak Pemuda Lawan Judi Online

oleh -852 Dilihat

KOTAMOBAGU – Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda yang penuh semangat persatuan, ajakan moral menggema dari Kota Kotamobagu.

Dandim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf Fahmil Harris, S.I.P., menyampaikan pesan kuat dan menyentuh hati saat menerima kunjungan Tim “Judi Pasti Rugi” (JPR), Selasa (28/10/2025).

“Judi gak bakal menang. Untuk benar-benar menang dalam judi adalah saat sudah berhenti,” tegas Letkol Fahmil Harris.

Ucapan itu langsung mendapat apresiasi dari hadirin karena mencerminkan semangat perubahan dan kesadaran moral yang selaras dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda: Bersatu, Bangkit, dan Maju.

Kunjungan Tim “Judi Pasti Rugi” ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk melawan maraknya praktik judi online yang kian meresahkan masyarakat.

Rombongan JPR disambut langsung oleh Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., bersama Wali Kota dr. Wenny Gaib, Sp.M., dan jajaran Forkopimda di Aula Mapolres Kotamobagu.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Kotamobagu menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam perang melawan judi online.

“Pemuda adalah garda terdepan perubahan. Mereka bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga pelopor dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Perjuangan melawan judi online harus dimulai dari kesadaran diri dan lingkungan,” ujar AKBP Irwanto.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu dr. Wenny Gaib, Sp.M. menyampaikan apresiasi atas inisiatif Tim JPR yang terus menyuarakan kampanye anti-judi ke berbagai daerah.

“Kami menyambut baik gerakan ini. Edukasi seperti ini penting untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktik judi online yang dapat menghancurkan masa depan keluarga dan generasi muda,” ucap Wali Kota.

Forkopimda Kotamobagu menegaskan komitmen mereka untuk terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam memberantas judi online yang kini menjadi ancaman sosial serius.

“Kami tidak akan berhenti mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk perjudian, baik offline maupun online,” tegas Letkol Fahmil Harris.

Momentum Sumpah Pemuda tahun ini pun menjadi simbol kebangkitan moral bagi seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan muda, untuk bersatu melawan bahaya judi online dan membangun generasi yang berintegritas, produktif, serta bebas dari jeratan perjudian digital.

Dengan semangat “Judi Pasti Rugi”, Forkopimda dan masyarakat Kotamobagu menyerukan satu suara:

“Menang sejati bukan ketika berjudi, tapi saat berani berhenti!” (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.