Jaksa Agung Rotasi Pejabat, Jacob Hendrik Pattipeilohy Jadi Kajati Sulut yang Baru

oleh -1747 Dilihat
Jacob Hendrik Pattipeilohy.

MANADO – Tongkat komando Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) resmi berganti.

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, menunjuk Jacob Hendrik Pattipeilohy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut yang baru, menggantikan Andi Muhammad Taufik.

Pergantian pucuk pimpinan ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025 tertanggal 13 Oktober 2025.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan, mutasi jabatan dilakukan sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi serta upaya memperkuat kinerja lembaga penegak hukum di seluruh Indonesia.

Jacob Hendrik Pattipeilohy sebelumnya menjabat Direktur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).

Sosok ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen hukum dan kerap menangani berbagai kasus strategis nasional, mulai dari pengawasan terhadap tindak pidana korupsi, mafia tanah, hingga kejahatan lintas batas.

Dengan pengalaman itu, Pattipeilohy diharapkan membawa angin segar dan pendekatan baru dalam pengawasan serta penanganan perkara di Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai wilayah dengan kompleksitas hukum cukup tinggi.

Serah terima jabatan (Sertijab) antara Kajati lama dan baru dijadwalkan berlangsung pekan ini di Aula Kejati Sulut, Manado, dan akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut, pejabat Kejaksaan Agung, serta tokoh-tokoh daerah.

Sumber internal Kejati menyebut, proses transisi kepemimpinan akan difokuskan pada konsolidasi program kerja dan evaluasi terhadap penanganan perkara strategis yang saat ini sedang berjalan di wilayah hukum Sulawesi Utara.

Sementara itu, Andi Muhammad Taufik, yang telah menjabat Kajati Sulut sejak 2023, kini dipercaya menduduki posisi baru sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Sesjamwas).

Selama masa kepemimpinannya, Taufik dikenal sebagai figur reformis yang mendorong digitalisasi sistem pelaporan perkara serta memperkuat transparansi pelayanan publik di lingkungan Kejati Sulut.

Menanggapi pergantian tersebut, Wakil Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Sulut, Resmol Maikel, menyampaikan apresiasi atas langkah Jaksa Agung dalam melakukan rotasi jabatan di tubuh Kejaksaan.

“Rotasi seperti ini penting untuk menjaga semangat integritas dan penyegaran organisasi. Kami berharap Kajati yang baru, Bapak Jacob Pattipeilohy, dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat sipil dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang berkeadilan di Sulut,” ujar Resmol Maikel, Selasa (14/10/2025).

Resmol juga menambahkan bahwa dengan latar belakang intelijen hukum yang kuat, Pattipeilohy dinilai tepat untuk memperkuat fungsi deteksi dini terhadap potensi pelanggaran hukum dan penyimpangan anggaran daerah. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.