Masyarakat Moyag Todulan Bersama Aleg PDIP Yunita Lontoh Apresiasi Aksi Nyata Tim 16 dalam Pembangunan Masjid

oleh -1296 Dilihat

KOTAMOBAGU – Suasana penuh kebersamaan dan gotong royong tampak di Desa Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, pada Minggu (21/9/2025).

Pemerintah desa bersama masyarakat memberikan apresiasi tinggi kepada Tim 16 yang telah melaksanakan bakti sosial pembangunan Masjid Baitul Hidayah.

Tim 16 yang dikoordinir oleh Hendi Suangi, dengan anggota yang berasal dari beragam profesi, mulai dari TNI, Polri, ASN, Kepala Desa, pengusaha, hingga penambang yang ada di Desa Moyag Bersatu.

Mereka bahu membahu melakukan pengecoran tiang bangunan masjid sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.

Kepala Desa Moyag Todulan, Roliadi Modeong, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Tim 16 yang hadir membantu masyarakat dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Tim 16. Kehadiran mereka bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi semangat bagi masyarakat untuk terus bergotong royong membangun masjid ini. Semoga amal baik mereka mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkap Roliadi.

Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Kotamobagu dari Fraksi PDIP, Yunita Lontoh. Menurutnya, apa yang dilakukan Tim 16 merupakan bukti nyata kepedulian lintas profesi dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi Tim 16 yang dengan tulus ikut serta dalam pembangunan Masjid Baitul Hidayah. Kebersamaan ini harus terus dijaga, karena membangun rumah ibadah bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan antarwarga,” ujar Yunita.

Sementara itu, Hendi Suangi selaku koordinator Tim 16 mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan komitmen untuk selalu hadir bersama masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun. Masjid ini bukan hanya milik warga Moyag Todulan, tapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan. Kami akan terus berupaya mendukung kegiatan sosial seperti ini,” jelas Hendi.

Hal senada disampaikan oleh anggota Tim 16, Aipda Arafat Mamonto, yang menegaskan bahwa keterlibatan TNI-Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari sinergitas dengan masyarakat.

“Kami hadir bukan dalam kapasitas formal semata, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Gotong royong seperti ini adalah wujud kebersamaan yang harus selalu dipertahankan,” tutur Arafat.

Kegiatan ini pun menuai apresiasi luas dari masyarakat Moyag Todulan yang hadir langsung dalam kerja bakti tersebut. Kehadiran Tim 16 bersama tokoh masyarakat dan wakil rakyat dinilai menjadi contoh nyata semangat kolaborasi demi kemajuan bersama. (**)