HUT Sulut ke-61, Pierre Makisanty Dorang Pemprov Lebih Inovatif Lobi Anggaran APBN

oleh -2443 Dilihat

Manado, Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 23 September 2025 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi momentum bagi segenap pihak untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah strategis ke depan.

Pierre Makisanty menyampaikan, apresiasi kepada kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) dan Wagub pertumbuhan ekonomi naik secara Nasional.

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut agar lebih agresif dan inovatif dalam melobi pemerintah pusat untuk mendapatkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang lebih besar.

“Potensi pembangunan di Sulut sangat besar, namun kerap terkendala oleh keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),”ujar Anggota DPRD Sulut Dapil Minahasa-Tomohon Partai PDI P di ruang paripurna kantor DPRD Sulut.

Ia juga menyampaikan, Lobi ke pemerintah pusat bukanlah sekadar meminta, melainkan upaya strategis untuk meyakinkan bahwa proyek-proyek di Sulut memiliki nilai investasi tinggi dan dampak signifikan bagi pembangunan nasional.

Dimomen HUT ini harusnya menjadi cerminan bagi kita semua. Setelah 61 tahun, sudah saatnya kita tidak hanya mengandalkan APBD.

Pemerintah Provinsi harus berani dan kreatif dalam melobi kementerian terkait di Jakarta,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, lobi yang dimaksud bukan hanya sekadar proposal, tetapi juga presentasi yang kuat dengan data valid tentang potensi ekonomi, pariwisata, dan sektor lainnya di Sulut.

​”Contohnya proyek-proyek infrastruktur besar seperti pembangunan jalan tol baru, pengembangan kawasan ekonomi khusus, atau program pariwisata bertaraf internasional sangat memerlukan dukungan APBN,”tegasnya .

“Jika lobi kita berhasil, dana dari pusat akan mempercepat realisasi proyek-proyek ini, yang pada akhirnya akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

​Piere berharap, di usia ke-61 ini, Pemprov Sulut dapat menunjukkan terobosan baru dalam hal lobi anggaran. “Inovasi dalam melobi bukan hanya soal komunikasi, tetapi juga tentang bagaimana kita menjual potensi daerah kita kepada pusat. Saya yakin, dengan kerja sama yang solid, kita bisa mewujudkan visi Sulut yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.