Boltara – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang seharusnya menjadi wadah serius dalam peningkatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) demi menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), justru ternodai oleh sikap acuh sejumlah sangadi (kepala desa).
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) , Sirajudin Lasena, terlihat geram ketika mengetahui beberapa sangadi tidak hadir dalam forum penting tersebut. Dengan nada tegas, ia menegaskan bahwa koordinasi antarpemerintah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar formalitas.
“Saya lihat, setiap kali dipanggil rapat, para sangadi ini selalu diwakili. Jangan begitu! Kalau rapat penting begini, harus hadir langsung, bukan mengirim wakil,” semprot Bupati. Kamis (11/9/2025).
Sirajudin bahkan mengancam akan turun langsung ke desa-desa, ditemani pihak kejaksaan dan inspektorat, untuk memeriksa apakah aparat desa benar-benar menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
“Kami akan sambangi desa-desa. Kami ingin lihat apakah Pemerintah Desanya sudah betul bekerja atau tidak. Jangan sampai tugas yang menyangkut kepentingan masyarakat hanya dianggap sepele,” tegasnya. (***)
