Pemkab Sangihe dan Polimdo Bersinergi Kembangkan Pariwisata Tanah Tampungang Lawo

WhatsApp Image 2025-08-26 at 17.53.48

Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025 , bertempat di Kampus Politeknik Negeri Manado, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Politeknik Negeri Manado

SANGIHE, SuaraSulut.com Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Kepulauan Sangihe menunjukkan keseriusannya dalam memajukan sektor pariwisata. Bertempat di Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo), pada Selasa, 26 Agustus 2025, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Kepulauan Sangihe dan Polimdo. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan pariwisata di Sangihe.

Berdasarakan rilis resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (PRO-KOPIM) Setda Sangihe, acara penandatanganan dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., bersama jajaran pimpinan Polimdo yang dipimpin oleh Direktur Dra. Maryke Alelo, MBA. Penandatanganan ini disaksikan juga oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, menunjukkan komitmen kuat dari kedua belah pihak.

MoU dan PKS ini mencakup berbagai aspek strategis, seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata, pelatihan kepariwisataan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan strategi promosi yang berbasis potensi lokal Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa optimisnya. “Pengembangan sektor pariwisata memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan vokasi seperti Politeknik Negeri Manado. Kami yakin, melalui kerja sama ini, pariwisata Sangihe akan semakin maju dan kompetitif,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Direktur Maryke Alelo juga menegaskan komitmen Polimdo dalam mendukung pembangunan daerah dengan mengaplikasikan ilmu terapan dan pendekatan vokasional yang tepat sasaran. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi jangka panjang untuk menjadikan Kepulauan Sangihe sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

(***/Erick Sahabat)