Sangihe Berani Investasi Masa Depan: Bunda PAUD Komitmen Penuh Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

oleh -787 Dilihat
Dari sisi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Sangihe, Ny. Cherry Thungari Soeyoenus S.E menyampaikan komitmen penuhnya.

Sangihe, SuaraSulut.com Komitmen Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin kuat setelah Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Sangihe menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Provinsi Sulawesi Utara.
Jumat, (8/82025)

Acara penting ini dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulias Selvanus, di Auditorium Sam Ratulangi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulut.

Rakor ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan platform strategis untuk menyatukan visi dan misi seluruh Bunda PAUD, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan se-Sulawesi Utara. Fokus utamanya adalah mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak. Lebih dari itu, momen ini menjadi penegasan dukungan terhadap Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang menegaskan pentingnya pendidikan berkesinambungan mulai dari PAUD hingga jenjang pendidikan menengah.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulias Selvanus, menegaskan bahwa investasi pada PAUD adalah investasi terbaik untuk masa depan. “Wajib Belajar 13 Tahun menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya, menyoroti peran sentral Bunda PAUD sebagai motor penggerak di setiap daerah.

Dari sisi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Sangihe, Ny. Cherry Thungari Soeyoenus S.E menyampaikan komitmen penuhnya. “Kami akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua demi memastikan anak-anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapatkan pendidikan yang terbaik dan merata,” ungkapnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Sangihe dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan sejak dini.

Dengan ditandatanganinya komitmen ini, diharapkan semua pihak dapat bergerak sinergis mengoptimalkan akses, mutu, dan pemerataan layanan PAUD. Langkah ini krusial dalam mendukung keberhasilan Wajib Belajar 13 Tahun, yang pada akhirnya akan mempersiapkan generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.

(***/Erick Sahabat)

No More Posts Available.

No more pages to load.