Nelayan Keluhkan Pembiaran Aksi Pengoboman Ikan di Laut Boltara, Pemda Dinilai Tutup Mata

oleh -754 Dilihat

Boltara – Para nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali mengeluhkan maraknya aktivitas pengeboman ikan yang terjadi di perairan wilayah tersebut. Ironisnya, praktik ilegal ini seolah dibiarkan oleh Pemerintah Daerah dan pihak terkait tanpa tindakan tegas.

Salah satu nelayan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Pemda yang dianggap tutup mata terhadap kerusakan lingkungan laut yang semakin parah.

“Katanya pemerintah mau mensejahterakan nelayan, tapi nyatanya para pelaku pengoboman ikan dibiarkan saja. Terumbu karang sudah hancur karena bom, dan kami yang jadi korban,” ujarnya geram.kamis, (10/7)

Pengoboman ikan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab ini, menurut para nelayan, sudah berlangsung lama dan semakin menjadi-jadi. Dampaknya tak hanya pada rusaknya ekosistem laut, tetapi juga pada mata pencaharian nelayan kecil yang sangat bergantung pada terumbu karang sebagai habitat ikan.

“Kami mohon kepada Bapak Bupati agar menjadikan persoalan ini sebagai prioritas. Kami butuh perlindungan, bukan janji-janji kosong,” tambah nelayan tersebut.

Mereka berharap agar Pemkab Boltara, bersama aparat penegak hukum dan dinas kelautan, segera turun tangan untuk menindak para pelaku serta mengambil langkah nyata dalam memulihkan ekosistem laut yang rusak.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.(***)