Manado, Rapat Dengar Pendapat(RDP) Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama Balai Sungai Wilayah I Sulawesi dan perwakilan masyarakat minahasa selatan juga anggota DPRD Minsel Jerry Pangkey terus mematangkan beberapa proyek prestisius untuk kepentingan masyarakat Selasa 24/6.2025 diruang komisi III DPRD Sulut.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapoyos.S.Sos membeberkan beberapa proyek yang perlu ditindaklanjuti seperti proyek dikabupaten Minahasa Selatan terkait pembangunan tanggul penahan abrasi gelombang air pantai membutuhkan penanganan secepatnya begitupun beberapa titik dikota Manado seperti proyek pembangunan tanggul bangunan dikelurahan Bailang, Mahawu, Sario dan Tikala yang juga butuh penanganan.
Menurut Berty Kapoyos untuk pembangunan tanggul penahan ombak abrasi air laut di desa Ranoyapo masih terkendala dengan pembebasan lahan warga sehingga pembangunan tanggul belum dikerjakan ” ucapnya.
Di tempat yang sama, anggota komisi III Amir Liputo SH juga menyampaikan hal yang sama bahwa proyek tanggul penahan ombak didesa Ranoyapo semestinya mulai direalisasi tap karenai titik kendalanya masih pada pembebasan lahan.
“Mengingat ini sudah masuk akhir tahun pihak balai sungai harusnya memulai pekerjaan ini, begitupun untuk proyek tanggul bangunan air di kawasan kelurahan Bailang dan daerah Mahawu Manado saat ini sudah sampai dimana? Ini perlu penjelasan pihak balai sungai supaya semua bisa tuntas dan masyarakat yang berada dilokasi pembangunan merasa nyaman .” bebernya.
Sementara itu, Kasi KSI Balai Sungai Wilayah I Sulawesi Silvana Pangow menjawab harapan masyarakat terkait beberapa proyek tanggul bangunan air Bailang dan Mahawu yang sesuai rencana pembangunan tanggul mulai dikerjakan nanti tahun 2026, sekarang masih pada tahap pembebasan lahan, sementara untuk Sario dan Tikala proyek tanggul fiber tang sudah digeser pengerjaannya tahun 2027.
“Semua kita akan kawal bersama-sama dikomisi 5 DPR.RI dan dikementrian PU.” ungkapnya.
