Kuma I Salurkan Ribuan Bibit Tanaman, Perkuat Ketahanan Pangan dengan Dukungan Bupati

SANGIHE, SuaraSulut.com Desa Kuma I di Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dengan menyalurkan ribuan bibit tanaman perkebunan kepada warganya. Program yang dibiayai melalui anggaran tahun 2025 ini secara simbolis diserahkan pada Senin (26/5/2025) di Gedung Posyandu Desa Kuma I, bahkan turut disaksikan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.

Kepala Desa Kuma I, Christian Tapadongko, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari Bidang Pemberdayaan Masyarakat dengan alokasi dana sebesar Rp70 juta. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai jenis bibit unggul, yaitu kelapa, durian montong, dan alpukat mentega.

“Total bibit yang kami salurkan terdiri dari 2.000 bibit kelapa, 50 bibit durian montong, dan 40 bibit alpukat mentega,” rinci Tapadongko. Ia menambahkan bahwa bibit kelapa dibagikan kepada 40 penerima, masing-masing mendapatkan 50 pohon. Sementara itu, 25 warga menerima masing-masing dua bibit durian montong, dan 20 warga lainnya masing-masing mendapatkan dua bibit alpukat mentega.

Pemerintah Desa Kuma I tidak hanya sekadar menyalurkan bibit. Sebelum menerima bantuan, warga diwajibkan menandatangani kesepakatan bersama yang menjadi bentuk komitmen bahwa bibit tidak akan diperjualbelikan dan harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan benar-benar memberikan dampak maksimal bagi penerima.

Tapadongko juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa akan melakukan pemantauan langsung ke lokasi penanaman. “Ini penting untuk memastikan bahwa bibit yang telah diberikan digunakan secara optimal dan tumbuh dengan baik, demi masa depan ketahanan pangan desa,” ujarnya.

Program ini mendapat apresiasi positif dari Camat Tabukan Tengah, Yusak Karame. Ia menilai pelaksanaan program ketahanan pangan di Desa Kuma I tepat sasaran dan sesuai dengan potensi wilayah. Menurut Karame, pemerintah kecamatan terus memantau pelaksanaan program serupa di seluruh desa guna menjamin efektivitas dan keberlanjutannya.

“Fokus pada sektor perkebunan merupakan langkah strategis yang sesuai dengan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat di sini,” kata Karame, mendukung penuh inisiatif Desa Kuma I.

Dengan adanya bantuan bibit tanaman perkebunan ini, Pemerintah Desa Kuma I berharap dapat tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga secara signifikan meningkatkan perekonomian warga melalui hasil perkebunan di masa mendatang. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat desa.

(Erick Sahabat)

Exit mobile version