Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Shandyca Thungari Soeyoenus, hadir untuk mengokohkan semangat kebersamaan dan pemberdayaan perempuan
Sangihe, SuaraSulut.com – Kehangatan Halal Bihalal di Kampung Utaurano kian terasa hidup saat Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Shandyca Thungari Soeyoenus, hadir untuk mengokohkan semangat kebersamaan dan pemberdayaan perempuan di akar rumput.
Dengan senyum ramah, Cherry Soeyoenus langsung membaur, menyapa warga satu per satu, menegaskan bahwa kekuatan utama pembangunan sosial berasal dari hubungan antarmanusia yang tulus. “PKK bukan hanya organisasi—ia adalah jiwa gotong-royong, tempat perempuan dan keluarga saling menguatkan,” ujarnya.
Acara dibuka dengan tausiyah oleh Ustaz Lawendatu, yang mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat persaudaraan. Sambutan Bupati Kepulauan Sangihe yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Yulin Manangkalangi, menegaskan bahwa kebersamaan lintas elemen masyarakat dan pemerintahan adalah landasan layanan publik yang memihak rakyat.
Dalam kesempatan itu, Cherry Soeyoenus berbagi visi Sapta Membara—tujuh arah kebijakan daerah—untuk diimplementasikan melalui program PKK di desa. Ia menyoroti peran TP PKK Kampung Utaurano dalam mendukung akses pendidikan informal, pelatihan hidup sehat, serta penguatan usaha ekonomi keluarga. “Setiap kegiatan PKK harus selaras dengan prioritas daerah, agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” tekannya.
Kapitalaung Kampung Utaurano, Herdyanto Takapulungang, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan penuh makna ini. “Kehadiran Ibu Cherry memberi semangat baru. Kami termotivasi untuk melanjutkan program pemberdayaan perempuan dengan lebih semangat,” katanya.
Dengan sentuhan humanis dan fokus pada kolaborasi, Cherry Soeyoenus membuktikan bahwa TP PKK adalah mitra strategis—menghubungkan kebijakan daerah dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat kampung. Semangat inilah yang diharapkan terus membara dalam setiap gerakan PKK di Sangihe
(Erick Sahabat)
