TALAUD– Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi didampingi sejumlah PJU Polda Sulut dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Talaud meninjau kesiapan pengamanan dan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Essang.
Di Sulawesi Utara sendiri, Pemungutan Suara Ulang pemilihan bupati dan wakil bupati ini hanya dilaksanakan di Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud, dan dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 9 April 2025.
“Saya berkunjung kesini karena besok (9/4) akan ada Pemungutan Suara Ulang. Nah, PSU ini berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi, dimana keputusan itu adalah putusan hukum yang harus dilaksanakan. PSU ini harus memerlukan pengamanan, karena itu saya datang kesini untuk melakukan pengecekan pengamanan, intinya agar pelaksanaan PSU ini berlangsung dengan baik, aman dan lancar,” ujar Kapolda Irjen Pol Roycke, usai memimpin apel pengamanan di Mako Polsek Essang, Selasa (8/4).
Terkait dengan netralitas, Kapolda menegaskan bahwa aparat harus netral dalam pesta demokrasi.
“Kita ini dari atas sampai ke bawah selalu netralitas yang disampaikan dalam setiap pelaksanaan pengamanan khususnya dalam pesta demokrasi,” tegasnya.
Berdasarkan data KPU Talaud, PSU ini akan berlangsung di 8 desa dan 9 TPS dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.007, terdiri dari laki-laki sebanyak 1.558 dan perempuan 1.449.
Dalam kegiatan pengamanan ini, Polres Kepulauan Talaud telah menyiapkan sebanyak 150 personel Polri di Polres Kepulauan Talaud, ditambah 50 personel BKO Brimob Talaud dan 50 personel BKO Brimob Polda Sulut, serta dibantu 100 personel Kodim 1312/Talaud, 30 personel Lanal Melonguane dan 40 personel Pol PP.(***)
