Medot Diduga Lakukan Transaksi BBM Ilegal Di Pusat Kota Airmadidi, Kapolres Baru Harus Tindak Tegas

MINUT- Aksi transaksi BBM ilegal “kencing” diduga  dilakukan mobil tanki BTG 02 PT EP bersama Medot pemain minyak ilegal yang paling terkenal di wilayah Minut, dugaan transaksi ilegal tersebut dilakukan di ruas  jalan Manado-Bitung tepatnya di depan dinas Pertanian Minut, Rabu,(26/03/2025).

Hal itu di kutip dari salah satu media online lokal, transaksi tersebut dipergoki  langsung wartawan, dimana mobil tanki parkir dengan mobil wuling silver diduga mengisi BBM ke galon.

Padahal kegiatan “kencing” merupakan kegiatan melawan hukum, apalagi saat ini disetiap SPBU kendaraan roda empat harus menggunakan barkot baru bisa mendapatkan BBM.

Mirisnya, hal itu dilakukan secara terang-terangan dipusat kota Airamdidi.

Hal diatas sangat mencoreng nama Kapolres Minut yang belum dua minggu dilantik, Kapolres harus bertindak tegas terhadap mafia BBM ilegal. Apalagi transaksi BBM ilegal sudah banyak diberitakan terjadi di wilayah Minut.

Apakah transaksi BBM ilegal aman di wilayah kepolisian Minut..? Tinggal menunggu ketegasan Pak Kapolres Minut yang baru AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si.

Wartawan media ini juga pernah memergoki transaksi BBM ilegal dilokasi yang sama akhir Januari  lalu, kala itu terlihat mobil tanki mobil wuling parkir menempel, sayangnya belum sempat didokumentasi mobil wuling langsung kabur, dan mobil tanki juga langsung bergegas kabur dari jalan raya Manado-Bitung pindah jalur kearah jalan SBY. Bukan cuma itu, aksi serupa juga pernah ditemui media ini Desember lalu di dalam SPBU Sawangan, dimana saat itu SPBU sedang tutup, tapi terlihat mobil tanki parkir berdampingan dengan mobil wuling milik Medot. Medot sendiri terkenal sangat dekat dengan aparat dan sudah beberapa kali diberitakan media.

Pihak Pertamina harus menyelidiki mobil-mobil tanki yang membawa BBM bersubsidi, karena kejadian mobil tanki “kencing” dijalan sudah banyak terjadi. Apalagi semua perjalanan mobil tanki BBM dipantau oleh GPS.

Kasat Reskrim Minut Iptu I Kadek Agung Uliana  saat diminta tanggapan terkait dugaan transaksi BBM ilegal di wilayah Minut langsung merespon. Menurutnya, tim Resmop akan terus berpatroli untuk mencegah ambang gangguan.

“Tim Resmop akan terus melakukan patroli diwilayah hukum Polres Minut guna mencegah ambang gangguan,” jawab Agung, lewat pesan WhatsApp (Wa), Jumat, (28/03/25).

(FP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *