MANADO– Wali Kota Manado, Andrei Angouw, turun lapangan untuk meninjau Pos Pemantau Banjir di Kelurahan Dendengan Luar serta melihat kondisi wilayah terdampak banjir di Kelurahan Ternate Tanjung, Kelurahan Mahawu, dan Kelurahan Komo Luar.
Di Pos Pemantau Banjir, Wali Kota memastikan bahwa ketinggian air masih berada dalam batas aman dan tidak menunjukkan potensi luapan dari sungai.
Saat berada di Kelurahan Ternate Tanjung, Wali Kota menyerahkan bantuan bencana bersama Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin S. M. Turnip, S.H., M.H., Dandim 1309/Manado, Letkol Arh. Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr.(Han), serta pihak PLN.
Selanjutnya, di Kelurahan Mahawu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas PUPR, Johny Suwu, S.T., Camat Tuminting, dan Lurah Mahawu untuk meninjau kondisi permukiman serta memastikan proses pembersihan lumpur di lorong-lorong dan sekitar rumah warga yang dilakukan oleh petugas berjalan dengan baik.
Wali Kota kemudian melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Komo Luar. Bersama Kepala Dinas PUPR, Camat Wenang, dan Lurah Komo Luar, Wali Kota meninjau dampak banjir berupa timbunan lumpur di sekitar permukiman warga serta melihat kondisi sungai di wilayah tersebut untuk mengidentifikasi potensi penyebab banjir dan langkah penanganan yang diperlukan.
Hasil pantauan ini akan segera dianalisis untuk menentukan langkah cepat yang diperlukan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan warga. Dalam kunjungan ini, Wali Kota turut didampingi Asisten I, Julises Oehlers, S.H.(agung sugi)





