KOTAMOBAGU – Kegiatan Bazar Ramadhan atau Pasar Senggol Kotamobagu yang terletak di Jalan Bogani, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, resmi dibuka pada Selasa, 26 Maret 2025, oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weni Gaib.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Rendi Mangkat, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Fahmil Harris SIP, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Pantauan media, Wali Kota Kotamobagu didampingi unsur Forkopimda, melakukan kunjungan langsung ke area pasar senggol. Mereka berinteraksi dengan pedagang dan masyarakat yang tengah berjualan, sekaligus meninjau aktivitas yang berlangsung.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Senggol Kotamobagu, Lendi Mokodompit, melalui Humas Didi Musa, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme yang luar biasa dari para pedagang dan pembeli.
“Alhamdulillah, animo pedagang sangat luar biasa, begitu juga dengan antusiasme masyarakat pembeli yang semakin meningkat setiap harinya. Kami berharap pasar senggol ini dapat terus berkembang dan menjadi perhatian pemerintah daerah di tahun-tahun mendatang,” ujar Didi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weni Gaib, menyampaikan pentingnya Pasar Senggol sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama menjelang Lebaran.
“Kunjungan kami kali ini juga bertujuan untuk menanyakan apakah ada kendala yang dihadapi oleh para pedagang dan masyarakat sekitar. Kami mendapati bahwa pasar senggol semakin ramai menjelang malam hari, dan kami berharap kedepannya semua lapak bisa terisi penuh,” kata Weni.
Wali Kota juga menambahkan, bahwa meskipun pasar senggol memiliki potensi besar untuk menjadi ekowisata, masih perlu adanya kajian lebih lanjut terkait regulasi yang bisa mendukung kelangsungan acara ini.
“Pasar senggol memiliki potensi besar untuk menjadi ekowisata, tetapi kita memerlukan peraturan daerah yang dapat mengaturnya. Pemerintah bersama Forkopimda akan bekerja untuk menciptakan regulasi yang mendukung kegiatan ini,” jelasnya.
Weni berharap Pasar Senggol dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya bagi UMKM di Kotamobagu.
“Dengan adanya pasar senggol ini, kami berharap bisa membantu masyarakat, terutama UMKM, dalam menghadapi kenaikan harga yang sering terjadi menjelang Lebaran,” tandasnya. (**)






