Apel Bersama Bulan November, Pj Bupati Sangihe Serahkan Kendaraan Operasional dan Penghargaan Lomba Inovasi Daerah 2024

oleh -1654 Dilihat
Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, SH, MH, memimpin apel bersama pada bulan November 2024 yang disertai dengan penyerahan kendaraan operasional kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Sangihe

Sangihe, SuaraSulut.com Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, SH, MH, memimpin apel bersama pada bulan November 2024 yang disertai dengan penyerahan kendaraan operasional kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kendaraan yang diserahkan terdiri dari satu unit kendaraan roda empat untuk antar jemput akseptor KB dan 15 unit kendaraan roda dua untuk operasional penyuluh keluarga berencana. Pengadaan kendaraan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Sub Bidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2024.

Penyerahan kendaraan ini bukan hanya sekadar pemberian fasilitas, namun menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dan keluarga berencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat mempercepat akses dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga berencana di wilayah terpencil.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, PJ Bupati juga menegaskan pentingnya inovasi dalam meningkatkan daya saing daerah melalui Penyelenggaraan Lomba Inovasi Daerah atau Inovative Government Award Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2024. Lomba ini digelar oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) untuk menggali dan mendorong pengembangan ide-ide inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memajukan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lomba ini mencakup tiga kategori, yaitu Umum, Pelajar, dan Perangkat Daerah. Dengan antusiasme yang tinggi, kegiatan ini telah menghasilkan sejumlah inovasi menarik yang menunjukkan kreativitas masyarakat dan perangkat daerah dalam memecahkan berbagai tantangan lokal. Pemenang di masing-masing kategori menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam menciptakan solusi baru yang bermanfaat bagi daerah.

Dalam kategori Umum, Melanthon Junaedi Umboh meraih peringkat pertama dengan inovasinya di daerah perbatasan, sementara Elisabeth Wulan Kainde dan Brian Amrico Welan juga berhasil masuk ke posisi teratas. Pada kategori Pelajar, Annisa Fiatmy Makaemping dan timnya berhasil meraih juara pertama dengan proyek “Green Corner Waste Bank & Ecoenzym”. Di kategori Perangkat Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah menjadi juara pertama dengan sistem “Sistem Pelayanan dan Monitoring Dokumen”.

Penghargaan ini menunjukkan betapa besarnya potensi inovasi yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Sangihe, baik dari kalangan pelajar, masyarakat umum, hingga jajaran perangkat daerah. Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut yang berdampak langsung pada kemajuan daerah.

Pj. Bupati juga mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk tetap bijak dalam menggunakan media sosial. “ASN harus netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Keberadaan ASN di media sosial harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegas Albert Huppy Wounde.

Dalam sambutannya, Albert Huppy Wounde juga menyampaikan, “Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perangkat daerah, kita akan mampu menciptakan inovasi-inovasi yang akan memajukan Sangihe ke arah yang lebih baik. Setiap ide kreatif yang dihasilkan dari lomba ini adalah langkah maju untuk meningkatkan pelayanan publik, dan bersama-sama kita akan mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing.” tukas Wounde

Melalui berbagai kegiatan ini, Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin menunjukkan komitmennya dalam memajukan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta menumbuhkan inovasi yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai visi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

(Erick Sahabat)