Suarasulut.com, PALU-Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman yang juga anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah mengapresiasi kerja cepat dan tanggap penanganan kasus meninggalnya Bayu Adityawan, tahanan di Polresta Palu. Apalagi, setelah polisi menetapkan Bripda CH dan Bripda M sebagai tersangka.
“Ini respons yang baik dari Kapolda, alhamdulillah sudah ada 2 orang polisi yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua MPR RI itu dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Selasa (29/10/2024), usai bertemu dengan Agus Nugroho di Kantor Pimpinan MPR, Lantai 7 Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2024.
Menurutnya, sebagai anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, kepolisian adalah mitra kerjanya. “Sekarang dan ke depan saya pasti akan bekerja sama dengan Polda Sulteng, ini kerja secara keseluruhan, Kapolda luar biasa,” katanya.
Abcandra juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Komisi III Habiburokhman yang sejak awal hingga saat ini telah berkomitmen membantu keluarga almarhum Bayu Adityawan.
“Kita punya komitmen, khususnya Presiden Prabowo Subianto mendorong penegakan hukum dilakukan dengan sebaik-baiknya, tanpa diskriminasi dan semua sama di mata hukum,” terangnya.
Sementara itu, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Agus Nugroho mengatakan, lembaganya bekerja proporsional, profesional, transparan, akuntabel, dan tuntas.
“Sesuai dengan motto Polda Sulteng, yakni bekerja keras, ikhlas, cerdas, tuntas, dan bermutu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kepolisian memiliki semangat yang sama dengan Komisi III, keluarga korban Bayu Adhityawan, dan masyarakat untuk menangani kasus tersebut.
Ditempat terpisah, saat memimpin Apel Konsolidasi Operasi Mantap Brata Tinombala 2023-2024, Kamis (24/10) lalu, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Dr. Agus Nugroho mengingatkan pentingnya persatuan dan kebersamaan.
“Pada kesempatan apel konsolidasi ini, saya menghimbau agar kita semakin merapatkan barisan guna meningkatkan kerjasama, kekompakan dan sinergitas antar instansi dan masyarakat,” kata Kapolda Sulteng.
Menurutnya, dengan bergotong royong, seluruh rangkaian Pilkada 2024 di Sulteng dapat berjalan dengan aman, lancar, damai dan tenang serta melahirkan pemimpin daerah yang dapat memimpin Provinsi Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang maju, aman, damai, rukun dan sejahtera.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono menyampaikan bahwa Polda Sulteng terus bersinergi dengan instansi dan masyarakat untuk menjaga situasi agar ketertiban dan keamanan masyarakat tetap kondusif.
“Sinergitas dengan seluruh instansi dan masyarakat akan terus dilakukan demi terselenggaranya Pilkada Damai 2024. TNI Polri di Sulteng tentunya akan terus menjunjung tinggi netralitas dalam mengamankan setiap tahapan Pilkada 2024,” kata Djoko (*Rahmad N)
