Sangihe, SuaraSulut.com — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk persiapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, Kamis (24/10/2024).
Ketua KPU Sangihe, Absan R. Tahendung, memimpin kegiatan ini secara daring. Ia menekankan pentingnya kesiapan badan ad hoc, seperti PPK dan PPS, dalam memahami alur dan mekanisme teknis pelaksanaan pemungutan suara. “Kami meminta seluruh badan ad hoc yang bertugas dalam simulasi mempersiapkan diri dengan baik sesuai dengan peran masing-masing, baik sebagai KPPS, saksi pasangan calon, pengawas TPS, maupun pengamanan,” ujar Absan.
Tahendung berharap simulasi ini akan memantapkan kesiapan seluruh jajaran KPU, memastikan kelancaran pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November mendatang. “Dengan semangat kerja dan kolaborasi, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa KPU Sangihe siap menyelenggarakan Pilkada yang sukses, aman, dan lancar,” tegasnya.
Kasubag Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat, Stanley B. Legrants, memberikan penjelasan rinci tentang alur simulasi. Ia menyebutkan bahwa simulasi akan dilaksanakan di halaman kantor KPU Kabupaten Sangihe pada Jumat (25/10/2024), dengan melibatkan perwakilan PPK dan PPS terpilih. “Kami telah membagi tugas secara detail, sehingga setiap anggota memahami perannya. Hal ini penting untuk memastikan simulasi berjalan sesuai rencana,” jelas Stanley.
Simulasi ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kesiapan teknis, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kendala pada hari pemungutan suara. Melalui kegiatan ini, KPU Sangihe berupaya membangun kepercayaan publik bahwa setiap tahap Pilkada telah dipersiapkan dengan matang.
Selain Absan dan Stanley, rakor ini dihadiri oleh Ketua dan anggota PPK, PPS, serta staf KPU Sangihe. KPU menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak, termasuk menjaga kesehatan seluruh petugas hingga hari pelaksanaan Pilkada.
“Kami berharap semua pihak mendukung setiap tahapan pemilu. Dengan persiapan yang matang, kita bersama dapat mewujudkan pemilu yang profesional, transparan, dan dipercaya oleh masyarakat,” tutup Absan.
(Erick Sahabat)
