Kunjungan Kerja di Perbatasan Utara Sulawesi, Pangkogabwilhan II Disambut Hangat Pj Bupati Sangihe

Sangihe, SuaraSulut.com Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, SH, MH, bersama Ketua TP PKK Josephine Mathilda Wounde, didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), menyambut kedatangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II dan rombongan dalam kunjungan kerja ke wilayah perbatasan utara Sulawesi yang mencakup Satgas Pam Puter di Miangas, Talaud, Sangihe, dan Marore. Kunjungan ini berlangsung pada tanggal 14 hingga 17 Oktober 2024.

Dipimpin oleh Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis beserta rombongan yang meliputi pejabat militer dari Jakarta dan Manado, kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi pengamanan wilayah perbatasan serta mendukung tugas-tugas strategis di wilayah perairan terluar Indonesia.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Albert Huppy Wounde menekankan bahwa kehadiran Pangkogabwilhan II beserta jajaran bukan hanya merupakan bentuk dukungan bagi Satgas Pam Puter, tetapi juga merupakan sinyal penting bahwa pemerintah pusat sangat memperhatikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

“Kunjungan ini adalah bukti bahwa negara hadir secara langsung dalam mengawal dan melindungi wilayah perbatasan kita. Kami di Sangihe merasa bangga dan bersyukur atas perhatian ini, karena ini juga akan menjadi dorongan semangat bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketahanan wilayah,” ujarnya.

Dari Jakarta, rombongan turut dihadiri oleh beberapa pejabat penting, di antaranya Asops Kaskogabwilhan II Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, Aslog Kaskogabwilhan II Marsma TNI Imam Gozali, Waasops Kaskogabwilhan II Kolonel Inf Eron Firmansyah, serta pejabat lainnya beserta pendamping. Sementara itu, turut hadir dari Manado, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langi, Danlantamal VIII/Manado Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, serta beberapa pejabat TNI dan Polri lainnya.

Wounde berharap, melalui kunjungan ini, akan semakin terbuka jalan untuk program-program kerja sama yang bersifat strategis antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat setempat, khususnya dalam bidang keamanan, kesejahteraan, dan pembangunan.

“Kami berharap sinergi ini semakin memperkokoh tekad seluruh komponen masyarakat di perbatasan untuk menjaga kedaulatan dan memajukan daerah tercinta ini,” pungkasnya.

Kehadiran para pejabat tinggi militer dan kepolisian ini menjadi bentuk nyata dari perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta keharmonisan wilayah perbatasan di Sulawesi Utara, yang merupakan pintu gerbang strategis di kawasan utara Indonesia.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version