Kunjungan Mario Seliang ke Pasar Tamako: Harapan Baru bagi Pedagang Kecil dan Ekonomi Lokal

Sangihe, SuaraSulut.com -– Kunjungan Calon Wakil Bupati (Cawabup) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mario Seliang, ke pasar tradisional Tamako pada Rabu (11/9/2024), tidak hanya sekadar kegiatan politik. Kedatangannya menggambarkan sebuah langkah nyata untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, terutama pedagang kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah tersebut. Sambutan hangat dari para pedagang menjadi bukti bahwa harapan besar disematkan pada sosok Seliang.

Dalam kunjungannya, Seliang bukan hanya mendengarkan keluhan, tetapi juga terlibat dalam diskusi langsung dengan para pedagang. Beberapa dari mereka menyampaikan isu-isu mendasar seperti harga bahan pokok yang fluktuatif, minimnya fasilitas pasar, dan kebutuhan akan dukungan kebijakan yang berpihak pada pedagang kecil. Seliang merespons dengan empati, memberikan jaminan bahwa permasalahan yang dihadapi akan menjadi salah satu prioritasnya jika terpilih.

Pendekatan ini menunjukkan adanya harapan untuk perubahan yang lebih baik di sektor ekonomi lokal. Seliang tak hanya berfokus pada kebutuhan pedagang secara individual, tetapi juga memperlihatkan minat mendalam pada dinamika perekonomian daerah.

“Saya ingin mendengar langsung dari sumbernya, bagaimana mereka berjuang setiap hari dan apa yang benar-benar mereka butuhkan. Ini penting untuk memastikan kebijakan yang dibuat nantinya dapat menyentuh inti persoalan mereka,” ujar Seliang.

Selain itu, interaksi langsung ini memberi Seliang pemahaman yang lebih konkret tentang tantangan yang dihadapi pasar-pasar tradisional seperti Tamako.

“Dengan mengamati aktivitas di lapangan, ia mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kondisi infrastruktur, pola konsumsi masyarakat, hingga hambatan-hambatan yang mengganggu perkembangan ekonomi setempat. Ini penting untuk menciptakan kebijakan yang berbasis bukti dan realistis dalam mendukung pelaku ekonomi tradisional.

Sementara itu, sambutan positif dari pedagang menggambarkan antusiasme terhadap sosok yang peduli dan siap untuk bertindak. Mereka berharap, kunjungan ini bukan hanya sebuah janji politik menjelang pemilihan, tetapi merupakan langkah awal dari transformasi nyata dalam tata kelola ekonomi kerakyatan.

“Kami merasa diperhatikan. Selama ini, jarang ada calon pemimpin yang mau langsung mendengarkan kami. Semoga kehadiran beliau membawa perubahan nyata.” ungkap salah satu pedagang di Pasar Tamako yang namanya tidak ingin dipublikasikan

Kunjungan ini juga menjadi bagian penting dalam upaya Seliang merumuskan kebijakan yang lebih proaktif dan berfokus pada ekonomi mikro. Melalui observasi langsung, Seliang dapat memahami apa saja yang dibutuhkan oleh pedagang untuk bertahan dan berkembang, mulai dari perbaikan fasilitas hingga regulasi yang berpihak pada pasar tradisional.

Langkah ini tidak hanya memperlihatkan sisi kepemimpinan yang humanis, tetapi juga memperkuat narasi bahwa perekonomian lokal, terutama sektor perdagangan tradisional, memerlukan perhatian khusus. Ini bisa menjadi modal besar bagi Seliang dalam meraih simpati pemilih, khususnya mereka yang bergantung pada perekonomian kerakyatan.

Dengan semakin tingginya ekspektasi masyarakat, Seliang perlu membuktikan bahwa komitmennya terhadap pedagang kecil bukan hanya sekadar janji kampanye. Keterlibatannya dalam memahami persoalan ekonomi lokal dapat menjadi landasan bagi kebijakan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sangihe secara keseluruhan.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *