Pj Bupati Albert Wounde Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi di Kampung Kalekube

oleh -1348 Dilihat
Kolase Bupati Albert Wounde Tanam Padi di Kampung Kalekube, Kecamatan Tabukan Utara

Sangihe, SuaraSulut.comDalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Penjabat (Pj) Bupati Albert H. Wounde, SH, MH, memimpin Gerakan Tanam Padi Sawah di Kampung Kalekube, Kecamatan Tabukan Utara (Tabut), pada Rabu (21/8/2024). Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan dan menekan inflasi di wilayah tersebut.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua TP PKK Josephine M. Taco, Dandim 1301/Sangihe, Camat Tabut, Kepala Badan Kesbangpol Sangihe, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Ekonomi, Kapitalaung, serta perangkat Desa Kalekube. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan terhadap upaya penguatan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Wounde menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk menjaga ketahanan pangan. “Kita perlu memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan di daerah kita. Dengan melibatkan Kelompok Tani, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan sistem pertanian yang lebih tangguh dan mandiri,” ujar Wounde.

Gerakan tanam padi sawah ini, menurut Wounde, adalah bagian dari serangkaian program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sangihe untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan dan inflasi. Dengan meningkatkan produksi padi lokal, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan yang sering kali menjadi faktor pemicu inflasi.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian, Dandim, dan seluruh jajarannya yang telah bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan penanaman padi sawah ini. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di daerah kita,” tambah Wounde.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti melakukan inovasi dan terobosan dalam sektor pertanian. “Kita harus terus berinovasi dan mencari terobosan baru untuk memastikan ketahanan pangan di daerah kita semakin kuat,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen dari semua pihak, gerakan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *