Terus Didukung Pemkab Sangihe, 33 KUB dan POKLAHSAR Terima Bantuan 232 Unit Coolbox

Sangihe, SuaraSulut.com -– Dalam langkah signifikan untuk mendongkrak ekspor hasil perikanan, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, hari ini menyerahkan 232 unit coolbox kepada 33 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati.
Kamis, (25/7/2024).

Penyerahan simbolis ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor perikanan yang merupakan tulang punggung ekonomi Kepulauan Sangihe. Dalam sambutannya, Wounde menekankan betapa pentingnya bantuan ini untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk ikan yang akan diekspor.

“Kita berada di daerah maritim dengan kekayaan laut yang luar biasa. Dengan kualitas ikan yang memenuhi standar ekspor, bantuan ini diharapkan bisa mendukung upaya kita untuk memasukkan lebih banyak produk perikanan Sangihe ke pasar internasional,” ungkap Wounde.

Di tengah persaingan pasar global yang ketat, Wounde menggarisbawahi kebutuhan untuk memperkuat kolaborasi antara nelayan, pengusaha perikanan, dan pemerintah. “Ekspor hasil perikanan menghadapi banyak pesaing. Untuk itu, kita harus terus meningkatkan kualitas produk kita agar dapat bersaing di pasar global,” jelasnya.

Wounde juga mengungkapkan rencana ambisius untuk kerjasama antara Sangihe, Sitaro, dan Talaud guna memaksimalkan potensi perikanan di wilayah tersebut. “Kami berharap kerjasama ini akan membawa manfaat besar dan memperkuat posisi kita di pasar perikanan internasional,” tambahnya.

Bantuan cool box ini adalah bagian dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 yang bertujuan untuk memperkuat sektor perikanan. Wounde memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perikanan dan timnya yang telah berhasil memfasilitasi distribusi bantuan ini.

“Bantuan ini diberikan berdasarkan permohonan dan proposal yang diajukan oleh para KUB, dengan identifikasi penerima yang memenuhi syarat. Kami berharap ini bisa menjadi dorongan besar bagi penerima untuk meningkatkan kualitas usaha mereka,” ujar Wounde.

Menutup sambutannya, Wounde menegaskan pentingnya pendampingan dan penyuluhan bagi nelayan. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memotivasi nelayan untuk lebih berkembang. Dengan meningkatkan sarana dan prasarana, kita dapat memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version