Wakapolresta Palu Pimpin 847 Personel Gabungan dalam Apel Operasi Patuh Tinombala 2024

oleh -1706 Dilihat
Wakapolresta Palu Memimpin Apel Operasi Patuh Tinombala 2024
Wakapolresta Palu Memimpin Apel Operasi Patuh Tinombala 2024

PALU, SUARASULUT-Sebanyak 847 personel aparat gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan Kota Palu mengikuti gelar Pasukan Operasi Patuh Tinombala Tahun 2024 yang dilaksanakan di halaman Mapolresta Palu dipimpin langsung Wakapolresta Palu AKBP Andi Batara P. Senin (15/7/2024).

Wakapoloresta Palu saat menyampaikan pesan Kapolda Sulteng menjelaskan, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di jalan raya merupakan hal yang mutlak dirasakan oleh masyarakat sebagai pengguna jalan raya. Namun berbagai permasalahan pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan seringkali terjadi akibat kelalaian masyarakat itu sendiri.

Menurut dia, pelanggaran dan kecelakaan disebabkan oleh rendahnya tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan lalu lintas. Maka untuk mengatasi hal tersebut diperlukan langkah-langkah strategis.

Oleh karena itu, kata Wakapolresta, tujuan utama Operasi Taat Tinombala 2024 adalah meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan, serta menurunkan angka kematian korban kecelakaan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk membentuk opini dan citra positif tertib lalu lintas dalam mewujudkan situasi keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah Polda Sulteng.

“Untuk menjawab tantangan tugas tersebut, Polri dalam hal ini polisi lalu lintas terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan terus melakukan modernisasi sistem teknologi informasi dan terus mendorong inovasi dalam pelayanan publik.” meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan angka kematian korban kecelakaan, serta membangun budaya tertib lalu lintas,” kata AKBP Andi Batara.

Dijelaskannya, Operasi Taat Tinombala 2024 akan dilaksanakan serentak selama 14 hari, yakni 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Operasi ini melibatkan 163 personel Polda Sulteng dan 684 personel kepolisian.

Dalam pelaksanaan operasi ini, kata Wakapolri, akan diutamakan kegiatan yang mendidik, persuasif, dan humanis, dengan dukungan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile) untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Sedangkan tema yang diusung dalam Operasi Patuh Tinombala Tahun 2024 adalah, “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, dengan 10 sasaran prioritas antara lain, pengendara roda dua yang tidak memakai helm, mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan. , pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengaman, knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan pribadi non dinas yang menggunakan lampu isyarat (STROBO), pengemudi dalam keadaan mabuk atau dalam pengaruh alkohol, menggunakan telepon seluler saat mengemudi, melawan aliran, dan over-dimensional dan over-loaded (ODOL).

Selain itu Wakapolresta juga menekankan beberapa poin antara lain,

  • Laksanakan kegiatan operasi dengan tulus dan ikhlas serta jadikan tugas ini sebagai ladang amal dan ibadah.
  • Lakukan deteksi dini dan aksi terhadap seluruh potensi kerawanan terkait kamseltibcarlantas.
  • Optimalkan patroli dan penjagaan pada lokasi rawan macet, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas.
  • Lakukan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE statis dan mobile serta blanko teguran.
  • Laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada seluruh elemen masyarakat secara intens sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
  • Hindari pungli atau KKN dan tindakan yang dapat menimbulkan komplain dari masyarakat.
  • Tingkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas guna mengantisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Seraya berkata, “dengan pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2024, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Polda Sulawesi Tengah.”Tutupnya (*KD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *