PALU – Pertunjukan wayang kulit “Tumurune Wiji Sejati’ atau yang berarti turunnya tunas unggul atau benih sejati yang digelar di HUT Bhayangkara oleh Polri, menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengandung makna lahirnya simbol yang berhubungan dengan keberanian dan kejujuran.
“Terkait hal-hal yang berkaitan dengan apa saja syarat seseorang menjadi pelayan publik, “kata Jenderal Sigit, kepada wartawan, dalam acara wayang kulit di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Kemeriahan penampilan itu juga terlihat pada acara nonton bareng (Nobar) melalui Channel YouTube Divisi Humas Polri yang digelar Polda Sulteng dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 di Sriti Convention Hall, Palu, Jumat (5/7/2024). ) malam.
Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho, SIK, SH, MH bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, Pengurus Puslatda PON XXI Aceh Sumut, para pelatih dan atlet PON XXI.
Selain kegiatan nonton bareng, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr Agus Nugroho, turut menjadi tuan rumah jamuan makan malam bagi para atlet, pelatih dan panitia Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Sulawesi Tengah yang mempersiapkan PON XXI Aceh Sumut di tempat yang sama.
Hadir dalam jamuan makan malam tersebut antara lain Danrem 132/Tdl Brigjen TNI Dody Tri Winarto selaku Dansatlak Puslatda, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Sulteng.
Jelang jamuan makan malam, dalam sambutannya Kapolda Sulteng memuji peran Danrem 132/Tdl dalam mengantarkan Atlet Sulteng dalam pelaksanaan Puslatda PON XXI Aceh Sumut. “Kita patut bersyukur, di jajaran Provinsi Sulawesi Tengah kita mempunyai Pak Danrem yang sangat praktis dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk pembangunan di bidang olahraga,” ujar Kapolda dalam sambutannya di hadapan para tamu yang hadir.
Banjir di Wilayah Sulawesi Tengah
Sementara itu dikutip dari berita Antara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (menyebutkan 13 desa/kelurahan di empat kecamatan, Kabupaten Banggai Laut terendam banjir karena intensitas curah hujan tinggi.
“Dari laporan yang kami terima, banjir melanda Kecamatan Banggai Selatan, Banggai, Banggai Tengah dan Banggai Utara pada hari ini,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andy Sembiring di Kota Palu, Kamis. (4/7/2024).
Sebelumnya pada 3 Juli 2024, Dinas Sosial Kota Palu menyiapkan makanan siap saji untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Baru, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
“Kurang lebih 143 bungkus makanan siap saji kami sediakan, warga tidak bisa memasak karena rumah mereka terendam akibat luapan air sungai Palu,” kata Kepala Bidang Penjaminan Sosial Masyarakat Dinas Sosial Kota Palu, Farid A Modjo ditemui di Palu, Rabu. (*R)
