Ahmad Doli Kurnia Tanjung Sebut LAFRAN Film Produksi Pertama Majelis Nasional KAHMI

Manado, Nonton bareng yang digelar oleh KAHMI Sulut di hadiri ribuan orang baik dari internal HMI maupun simpatisan dan pengunjung memadati sebelum pemutaran film RAFLAN di mulai, yang dilaksanakan di bioskop XXI Mega Mas Manado.

Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan, film Raflan ini merupakan film produksi pertama Majelis Nasional KAHMI menceritakan kisah perjalanan pendiri HMI RAFLAN PANE.

“Kita juga ingin menyampaikan bahwa film ini bukan sekedar pendirian HMI, tetapi film ini juga menunjukan bagaimana proses terbentuknya negara ini menjadi negara berdaulat,” ujarnya pada sejumlah awak media usai pemutaran film RAFLAN, Jumat (7/6/2024).

Bagaimana dulu masyarakat, pemuda, mahasiswa ikut terlibat berjuang merebut kemerdekaan, kemudian mempertahankan kemerdekaan.

“Sebagai mahasiswa RAFLAN mempunyai tanggung jawab idealisme. Bahwa bangsa ini adalah bangsa yang religius, masyarakatnya beragama bukan hanya Islam tetapi juga ada yang lain,” ungkapnya.

“Makannya pada kata-kata pertama yang di tuliskan RAFLAN PANE adalah KE INDONESIAAN DAN KEAGAMAAN apapun agamanya. Memang masyarakat Indonesia ini mayortias muslim, tapi buat anak-anak HMI di ajarkan ke Indonesiaan dan ke Islaman,” sambungnya.

Ketua komisi II DPR RI dari Partai Golkar ini juga membeberkan, Kota Manado ibukotanya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) adalah kota yang ke 13 yang di kunjunginya dalam rangka sosialisasi film RAFLAN ini.

Rencananya ada 35 Kota yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diadakan pemutaran film tersebut.

“Target kami masing-masing kota minimal 1000 orang datang menonton. Yang luar, baru 13 kota diadakan pemutaran film RAFLAN sudah mencapai 16.100 orang yang datang menonton pemutaran film ini,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version