Kapolres Kotamobagu Mediasi Konflik Penyegelan Kantor Lurah Motoboi Kecil

KOTAMOBAGU – Aksi penyegelan yang dilakukan oleh ratusan warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, telah menciptakan sorotan di tengah masyarakat.

Pada Kamis malam (14/03/2024) sekitar pukul 21.00 Wita, kantor Lurah Motoboi Kecil menjadi saksi bisu dari aksi protes yang dilakukan dengan menggunakan palang kayu, pohon pisang, gerobak sampah, dan poster-protes yang dipasang di pintu utama.

Personel Polres Kotamobagu dan Polsek Kotamobagu segera merespons dengan mendatangi lokasi penyegelan.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasveri Abdi SIK, bersama Asisten 1 Pemkot Kotamobagu, Nasli Paputungan SE, dan Camat Kotamobagu Selatan, Renra Lamaka SE, turut tiba di lokasi untuk menengahi konflik.

Pertemuan antara aparat kepolisian, perwakilan pemerintah, dan tokoh masyarakat yang melakukan penyegelan diwakili oleh Yudi Lantong.

Dalam dialog yang tegang, Kapolres Kotamobagu menegaskan bahwa tindakan penyegelan merupakan perilaku anarkis yang bertentangan dengan hukum.

Sementara itu, perwakilan masyarakat mengungkapkan aspirasi mereka terkait permintaan penggantian Lurah Motoboi Kecil.

Setelah serangkaian musyawarah, kesepakatan tercapai di rumah salah satu warga. Masyarakat bersama pemerintah Kota Kotamobagu dan aparat kepolisian sepakat untuk membuka segel kantor kelurahan. Pembukaan segel berjalan lancar, dan massa membubarkan diri dengan tertib. (guf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version