Pemilihan legislatif tanggal 14 Februari 2024 tinggal menghitung hari, kurang lebih 10 hari tersisa menuju pesta rakyat yang gelar 5 tahunan.
Menariknya, dari semua komposisi caleg dapil 4 propinsi Bolmong Raya. Duel sengit bakalan terjadi kepada dua sosok anak muda di Bolmong Raya, yakni antara Hamri Mokoagow, S.Pd, MH dan. Feramitha Tifani Mokodompit. Keduanya maju di dapil yang sama, di partai yang berbeda. Uniknya keduanya adalah anak muda yang masing – masing memiliki nomor 4 di PKB dan PDIP.
Keduanya memiliki latar belakang dan proses panjang di organisasi. Hamri, sapaan akrabnya adalah aktivis PMII Gorontalo yang banyak melahirkan kader di perisai biru kuning ini. Sedangkan Feramitha adalah kader HMI, Hijau hitam, yang memiliki banyak kader di Bolmong Raya.
Feramitha, merupakan anak Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, sedangkan Hamri adalah anak seorang petani, dan pensiunan Guru Agama SD yang lahir dan besar di Kotamobagu.
Saat ini keduanya juga memiliki banyak pengikut di kalangan milenial, dan masing masing memimpin organisasi kepemudaan.
Hamri adalah ketua GP. Ansor Kotamobagu sejak 2020 hingga sekarang, sedangkan Feramitha adalah ketua DPD 2 KNPI Bolaang Mongondow.
Jika memasuki daerah di Kotamobagu dan Bolmong Raya kedua nama ini sangat familiar dan banyak dibicarakan masyarakat di akar rumput. Di Passi dan Lolayan, hingga Dumoga dan Kotamobagu, nama kedua caleg ini banyak dibicarakan di warung kopi maupun diskusi diskusi aktivis pemuda, sebagai calon potensial yang bisa membawa aspirasi rakyat Bolmong Raya di propinsi.
Ali Djangkarang salah satu pemuda Motoboi besar mengungkapkan kepada media, kedua nama ini semoga bisa melenggang mulus ke DPRD Sulut, karena keduanya memiliki visi yang luar biasa bagi anak muda dan daerah.
Feramitha saat ini tercatat sebagai tim pemenangan Gandjar Mahfud, sedangkan Hamri Mokoagow adalah Sekertaris Lembaga saksi DPW PKB Sulut dan juga sebagai ketua Relawan AMIN Sulawesi Utara. Track record keduanya tak bisa diragukan lagi, tangganya
(Midi)

