Manado, Hari ini Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) dalam rangka memperingati Hari Santri melaksanakan Jalan Sehat. Jalan Sehat ini juga melibatkan seluruh lembaga, dan Banom, Wabil Husus Lembaga Dakwah PWNU Sulut, DiBawah Komando Ketua LD PWNU Sulut, HiHusen Pedju, juga sebagai Caleg DPRD Provinsi Sulut, Dapil Manado dari Partai PKB, Nomor Urut Satu.
Dari pantauan awak media ini, Jalan Sehat hampir melumpuhkan arus bolak balik kendaraan di jalan raya. Karena PWNU Sulut mengerahkan seluruh Banom yang ada hingga menyebabkan kemacetan.
Salah satu kader terbaik PWNU Sulut yang masuk dalam jajaran Lembaga Da’wa (LD PWNU Sulut) Hi. Husen Pedju bersama ratusan pasukan yang mengawal pun ikut serta.
Hi. Husen Pedju mengatakan, Awalnya Hari Santri diusulkan pada Jumat (27/6/2014) saat kunjungan Joko Widodo saat masih menjadi calon presiden. Hal itu diusulkan oleh ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur.
“Akhirnya tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri pada 15 Oktober 2015 yang lalu,” ungkapnya usai jalan sehat di salah satu cafe ternama di Kota Manado, Sabtu (21/10/2023).
Lebih jauh Ia menuturkan di mana dalam rangka Hari Santri juga, akan di lanjutkan dgn Ziarah ke Kuburan Para Petinggi PWNU yg telah Mendahului.
“Kami akani Ziarah ke makam, KH Khasyim Arsad, KH Fauji Nurani, KH Abdurrahman Latukau, Lc. Dan Lain Lain,” terangnya.
“Dan besok akan di Lanjutkan dengan Upacara bersama di Halaman Campus IAIN Manado, bekerja sama dengan KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI SULUT,” sambungnya.
(Ahmad)
