STELLA M RUNTUWENE DESAK PEMPROV SULUT REALISASIKAN ASPIRASI MASYARAKAT MINSEL

oleh -891 Dilihat

Sulut, Tak kenal lelah usaha untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan pemecah ombak agar abrasi pantai yang menyebabkan pemukiman warga di pesisir pantai Desa Tumpaan dan Desa Matani Kabupaten Minahasa Selatan yang sering tergenang Air Laut saat musim penghujan agar segera dibangun kembali.

Stella M Runtuwene menanyakan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) sudah sejauh mana upaya pemerintah dalam merespon aspirasi masyarakat yang ada di Minahasa Selatan (Minsel) terkait pembangunan talud pemecah ombak yang telah disampaikan sejak tahun 2020.

“Kami telah mengusulkan pembangunan talud pemecah ombak di pesisir pantai Tumpaan dan Matani sejak tahun 2020, namun sampai saat ini Pemerintah belum memberi jawaban,” ucapnya pada suarasulut.com, Rabu (4/10/2023).

“Kami minta agar pemerintah mendengar dan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,”sambungnya.

Bahkan wakil ketua komisi III DPRD Sulut ini meminta pihak Pemprov Sulut dapat meninjau langsung lokasi permukiman warga yang beberapa waktu lalu mengalami bencana dimana ada puluhan rumah rusak dan rata dengan tanah.

“Pembangunan talud pemecah ombak sangat mendesak, dan hal ini sangat diharapkan warga, karena mereka sangat rindu kondisi air laut yang menyebabkan pemukiman mereka tergenang tidak lagi terjadi,” terangnya.

Lebih jauh Runtuwene mengungkapkan sekarang ini lagi musim panas, takutnya nanti musim hujan, karena rumah yang rata dengan tanah.

“ada puluhan rmh yang telah dibantu untuk bangun oleh yayasan Felly Runtuwene yang hanyut karena abrasi”

“Hal di lakukan agar mereka bisa tinggal lagi dgn nyaman. Karena mereka waktu itu hanya tinggal di pasar sudah tidak ada rumah” tandasnya.

(Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.