Herol Vresly Kawaoan Bersama Tim Komisi I DPRD Sulut Kunker ke Kementrian Sekretaris Negara Terkait Virus Flu Babi

oleh -1050 Dilihat

Herol Vresly Kawaoan Bersama Tim Komisi I D

Sulut, Herol Vresly Kawaoan (HVK) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama tim komisi I DPRD Sulut, Menyampaikan secara lisan Aspirasi Masyarakat & Asosiasi Peternak Babi terkait Virus Flu babi ASF (African Swine Fever) yang menyerang/Mewabah di ternak babi (B2) di beberapa daerah kab/kota Prov. Sulut Ke KEMENTRIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA, Jumat (11/8/2023).

HVK mengtakan, Selaku Wakil Rakyat dna Unsur Penyelengggara Pemerintahan di Daerah berharap dalam diskusi, Kementrian Sekretariat Negara RI meneruskan Aspirasi ini ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Semua yg terkait, sekaligus bisa bantu mencarikan Solusinya dengan cepat terkait Vaksin babi (B2).

“Terinformasi Vaksin Babi saat ini semntara dalam uji klinis di Kementrian Lingkungan hidup yg memakan waktu kurang lebih 3 bulan,” ucap HVK pada suarasulut.com.

“Sekali lagi HVK dan peternak Babi (B2) Bermohon dan berharap uji klinisnya bisa di percepat. Kasihan kalau di tunggu 3 bulan bisa-bisa ternak babi di sulut Akan mati semua,” sambungnya.

Lebih jauh HVK mengutarakan, kami melihat beberapa tahun lalu, ada beberapa daerah di Indonesia ternak hewan SAPI yang terkena Virus (PMK) Penyakit Mulut dan Kuku dan uji klinisnya tidak sampai tiga bulan di kementrian. Sehingga Komisi I DPRD Sulut perlu melakukan Kunker ke Kementrian.

“Tim yang melaksanakan Kunker Ketua komisi 1 Bpk Rasky Mokodompit, Herol Vresly kaawoan, Melky jakhin pangemanan, Fabian kaloh dan staf komisi berharap vaksin yang sementara uji klinis akan segera selesai, dan Virus Flu babi ASF (African Swine Fever) akan segera tuntas di Nyiur Melambai,” tandasnya.

Untuk di ketua, Tim Komsi I DPRD Sulut saat melakukan kunjungan kerja ke Kementrian Sekretariat Negara RI di terima oleh Asisten Deputi Hubungan Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Bapak Hadi Nugroho dan jajaran.

(Ahmad)