Pembahasan 

Manado, Rapat Pembahasan KUA PPAS yang dinlaksanakan di ruang paripurna gedung DPRD Sulut, di pimpin langsung oleh ketua DPRD Sulut dr Andy Silangen di dampingi Wakil ketua DPRD Sulut Viktor Mailangkay, James Arthur Kojongian, Billy Lombok serta anggota Banggar, Selasa (8/8/2023).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Ibu Elvira Katuuk presentasikan angka kemiskinan lewat pembahasan KUA-PPAS BANGGAR DPRD Sulut.

Anggota Banggar DPRD Sulut menilai bahwa program pengentasan kemiskinan Pemerintah selama ini kiranya lebih efektif agar tepat sasaran mengingat masalah kesejahteraan masyarakat itu perlu mendapatkan perhatian khusus

Menanggapi pertanyaan para anggota dewan yang terhormat Banggar DPRD Sulut, mengenai angka kemiskinan di sulut Kaban Bappeda Provinsi Sulawesi Utara Katuuk menjelaskan bahwa: memperhatikan dinamika pembangunan yang terjadi, lewat pelaksanaan konsultasi publik, bahkan SKPD juga masukan dari publik terkait perekaman e-KTP yang ada tahun 2024 dalam RPJMD target 5,65%.

“Dalam RPJMD tahun 2023 5.9% berdasarkan realisasi tahun 2022 yaitu 7,35% di publikasi kemarin tanggal 17 juli bahwa angka kemiskinan Sulawesi Utara ada di angka 7,38% dan ini mengalami peningkatan 0,04% sehingga pelaksanaan TGD sehingga target perubahan RKPD tahun 2023 ada penyesuaian,” terang Kaban Bappeda.

“Dan target tahun 2023 5,93%
dari konsultan publik SPD ditandatangani melalui kesepakatan ada angka 6-7% mengingat kondisi keuangan Daerah pada saat ini pengaruh terhadap pandemi covid19 waktu yang lalu dan sekarang dalam tahap pemulihan, dari target 5,65% RPJMD hasil evaluasi dan perkembangan mengingat tahun 2024 ada pembaharuan anggaran,” lanjut Katuuk.

(Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version