
Manado, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang Kota Manado mempunyai laporan mengenai Dana Pensiun dari Belasan karyawan Ex PT Air Manado.
Saat di Konfirmasi Dirut PDAM Wanua Wenang Manado Meiky Taliwuna menjelaskan saat pengalihan dari PT Air di titipkan ke PDAM ada beberapa yang gabung langsung mengisi Formulir dan ada juga tidak mengisi dan langsung minta penisun,” kalo bukang karyawan PDAM Kong ba Tuntun Pensiun kita mo bayar? Kita hanya mengikuti aturan saja. Ungkap Dirut kepada Wartawan di Ruang Kerjanya.
Lanjut Taliwuna, pihak Disnaker Kota Manado mungkin kurang memahami sehingga berpikir ini adalah pengalihan pegawai padahal bukan, yang benar karyawan eks PT Air tersebut melamar kembali di PDAM Wanua Wenang Manado.
“Jadi setelah PT Air tidak beroperasi lagi, secara otomatis eks karyawan PT Air ini bergabung dengan PDAM Wanua Wenang dengan melamar kembali, mekanisme prosesnya bukan penggabungan tapi mereka melamar kembali dan semuanya mengisi formulir untuk permohonan menjadi pegawai dan formnya sudah disediakan,” terang Taliwuna.
Tentunya, secara otomatis terhitung 28 Desember 2022 mereka baru diangkat sebagai pegawai. Eks karyawan PT Air Manado yang sudah pensiun mulai dari Desember sampai saat ini mungkin ada14 atau 16 orang, dan siapa yang akan bayar pensiun mereka?
“Status mereka pun bukan karyawan PDAM, karena baru melamar sekitar dua bulan, saat di Desember mereka pensiun, terus siapa yang mau bayar sementara mereka baru dua bulan bekerja, tentu yang akan membayar adalah pemberi kerja dan siapa pemberi kerja ? ya PT Air,” ucapnya.
Namun, kata Taliwuna untuk karyawan Ex PT Air yang ada di PDAM saat ini, untuk pensiun kedepan nanti adalah tanggungjawab PDAM Kota Manado. Merekapun akan dikutsertakan dalam program pensiun.
“Jadi saya tegaskan kembali, ini bukan pengalihan karyawan dari PT Air ke PDAM Wanua Wenang tetapi melamar kembali dan tentunya ada legalitas pendaftarannya, dan semua eks karyawan PT Air yang mau melamar kembali akan diterima. Tapi, tidak mungkin baru dua bulan bekerja di PDAM terus pensiun lalu kami yang harus bayar dana pensiunnya?,” pungkasnya.
