Bolsel–Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP atas nama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting di Kab. Bolsel Tahun 2023 yang dilaksanakan di Lapangan Futsal Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki pada Rabu (2/8/2023).
Arahan Wabup Deddy yang disampaikan Sekda Arvan mengungkapkan bahwa berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 perlu ada formulasi kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan Stunting dan satu diantaranya adalah audit kasus stunting.
“Data e-PPBGM Dinkes Bolsel tahun 2022 menunjukkan angka prevalensi stunting bulan Agustus tahun 2022 adalah 5,21%, turun sebesar 1,3% dibanding pengukuran Agustus 2021 sebesar 6.5%. Kemudian pada pengukuran bulan Januari 2023 dengan cakupan pengukuran sasaran balita 100%, angka prevalensi turun sebesar 0,81% menjadi 4,4%,” kata Sekda Arvan.
Lanjut dia, sesuai target RPJMD Kab. Bolsel tahun 2021-2026, persentase prevalensi stunting tahun 2023 berdasarkan pengukuran e-PPBGM bulan Januari (cakupan pengukuran sasaran balita 100%) sudah tercapai dengan angka 4,4%.
Lebih lanjut, Sekda meminta semua pihak yang terkait untuk mengidentifikasi resiko pada audit kasus stunting. Menemukan resiko potensial penyebab langsung dan penyebab tidak langsung terjadinya stunting pada kelompok sasaran.
“Saya berharap kepada tim yang ditunjuk melalui kegiatan ini agar dapat disampaikan hasil kajian kasus audit stunting yang merupakan rekomendasi serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasarkan kelompok sasaran yang diaudit,” ujarnya seraya menambahkan bahwa audit kasus stunting ini juga dapat membuka jalur konsultasi dan koordinasi antar unsur pengambilan kebijakan, pelaksana program dan kegiatan bersama para pakar sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Mohon kegiatan ini diikuti dengan baik agar menghasilkan dan menguatkan rencana tindak lanjut sesuai rekomendasi atas kasus audit stunting di Bolsel serta memastikan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi rencana tindak lanjut ke depannya,” tegasnya dalam kegiatan yang dihadiri para Asisten Sekda, pimpinan PD, para Camat dan Sangadi serta jajaran satgas stunting di lingkungan Pemkab Bolsel.
“Mari kita perkuat kemitraan dan sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan agar dapat mewujudkan Kabupaten Bolsel Bebas Stunting,” tutupnya mengakhiri arahan.***
