Luar Biasa, Ada 1.705 Pelanggaran Hari Pertama Operasi Patuh Tinombala 2023

oleh -2661 Dilihat
Wakapolda Sulteng cek kesiapan Personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2023 Polda Sulteng. Foto : Humas Polda Sulteng
Wakapolda Sulteng cek kesiapan Personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2023 Polda Sulteng. Foto : Humas Polda Sulteng

PALU- Luar biasa (Amazing), di hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2023, tercatat di Polda Sulawesi Tengah ada sebanyak 1.705 pelanggar diseluruh wilayah sulteng.

“ Posko Operasi Patuh Tinombala 2023 Polda Sulteng telah mencatat sebanyak 1.705 pelanggar lalu lintas hari pertama pelaksanaan operasi patuh. Sedangkan kecelakaan lalu lintas masih nihil.” kata Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu. Rabu,(12/7/2023)

Dari besaran jumlah pelanggaran itu, ada 205 pelanggar tercapture dalam kamera tilang elektronik dan 870 pelanggar yang diberikan teguran oleh petugas dilapangan.

Sedangkan untuk pelanggaran kendaraan bermotor (Ranmor) roda dua, kebanyakan pelanggarannya disebabkan tidak menggunakan helm SNI dan jumlahnya 67 kasus. Kemudian untuk pengendara dibawah umur 3 kasus, berboncengan lebih dari 1 orang 4 kasus.

Sementara pelanggaran ranmor untuk roda empat diantaranya, pengemudi menggunakan HP saat berkendara, jumlahnya 29 kasus. Tidak menggunakan safety belt ada 97 kasus dan melibihi muatan 5 kasus.

Sedangkan rincian jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran terdiri dari, sepeda motor 74 unit, mobil penumpang 92 unit dan mobil barang 39 unit kendaraan.

“ Bila dilihat dari kelompok profesi,  pelanggaran didominasi karyawan/swasta, 99 pelanggar. PNS 46 pelanggar, Sopir 26 pelanggar, Pelajar/Mahasiswa 25 pelanggar dan lain-lain 9 pelanggar, “ ungkap Kompol Sugeng Lestari.

Sementara untuk usia pelanggar lalu lintas mayoritas kelompok  usia 31-35 tahun sebanyak 59 orang, disusul kelompok usia 26-30 tahun sebanyak 33 orang dan kelompok usia 36-40 tahun sebanyak 32 orang.

Sugeng menjelaskan, untuk kegiatan yang bersifat preemtif ditempuh melalui penyuluhan, penyebaran brosur, melalui media sosial, pemasangan sticker, leaflet dan lainnya ada sebanyak 1.804 kegiatan. “ Sedangkan kegiatan bersifat preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patrol sebanyak 1.159 kegiatan, “ucap Sugeng

Menurut Sugeng, dengan digelarnya Operasi Patuh Tinombala-2023, diharapkan pengendara dapat lebih mematuhi dan tertib dalam berlalu lintas. “ Dukungan semua Stakeholder terkait dan masyarakat umum agar agar tercipta Kamseltibcar lalulintas yang semakin baik di wilayah Sulawesi Tengah, “pungkasnya (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *