ASN dan THL Pemprov Sulut Budayakan Kerja Berintegritas dan Profesional

oleh -3061 Dilihat

Manado – Etika bekerja merupakan landasan penting bagi ASN dan THL. “Etika tidak hanya berkaitan dengan bagaimana kita bertindak secara individu, tetapi juga mencakup bagaimana kita berinteraksi dengan rekan kerja, masyarakat dan institusi,” kata Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey diwakili Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel saat membuka Sosialisasi Peningkatan Etika ASN dan THL di Lingkungan Pemprov Sulut, digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat 7 Juli 2023.

Sekprov Sulut Steve Kepel mengatakan, kegiatan ini penting dalam upaya memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional dan bertanggungjawab. “Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKD Provinsi Sulut yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sekprov Kepel, dalam menghadapi tuntutan dan kompleksitas tugas pelayanan publik, ASN dan THL dituntut untuk memiliki integritas yang tinggi. “Integritas berarti kita menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tindakan yang kita lakukan. Kita harus menjadi teladan dalam menjalankan tugas-tugas kita dengan jujur, adil dan tanpa diskriminasi,” jelasnya.

Lanjut Sekprov, tantangan dalam menerapkan etika di lingkungan birokrasi tentu tidak bisa diabaikan. Ada tekanan politik, kepentingan pribadi dan budaya organisasi yang dapat mengganggu komitmen terhadap etika kerja.

“Saya yakin bahwa dengan kesadaran, edukasi, dan upaya bersama, kita dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Melalui sosialisasi ini, saya berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran kita semua tentang pentingnya etika dalam menjalankan tugas-tugas sebagai ASN dan THL,” ungkapnya.

Untuk itu, Sekprov Sulut Steve Kepel mengajak seluruh ASN dan THL untuk memperkuat komitmennya terhadap etika kerja yang berkualitas dan mengambil peran aktif dalam penerapannya.

“Saya ingin menyampaikan pentingnya perlindungan terhadap pelecehan dan kekerasan, terutama terhadap wanita ASN dan THL. Kita harus memastikan bahwa lingkungan kerja kita aman, bebas dari pelecehan, dan memberikan perlindungan yang efektif bagi semua pegawai,” tandasnya.

Turut hadir Ketua TP-PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Ketua Dharma Wanita Christiani Kepel-Soputan, Kepala BKAD Sulut Clay Dondokambey serta para ASN dan THL lingkup Pemprov Sulut.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *